CARA UMAT ISLAM BELAJAR AGAMA

26 09 2008

Oleh: Urip Santoso

            Secara umum ada tiga tipe belajar dalam pembelajaran yang umum, yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik. Ketika guru memberikan pelajaran matematika maka proses belajar ini disebut kognitif, yaitu memberikan pengetahuan kepada siswanya. Ketika para siswa berlatih menghitung sesuatu maka itu disebut proses belajar psikomotorik. Ketika kedua hal ini berpadu dan membentuk sikap tertentu maka itulah afektif. Dalam afektif terjadi proses penanaman nilai dan norma ke dalam diri seseorang sehingga dapat membentuk sikap atau kecendeurngan berperilaku seseorang. Manakala ketiga proses ini berlangsung secara integratif maka proses belajar ini akan mampu meningkatkan mutu seseorang baik dalam pengetahuan, sikap maupun perilaku.

            Mana dari ketiga proses belajar yang terlebih dahulu dilakukan? Ada beberapa cara, bisa jadi proses belajar dimulai dari kognitif, psikomotorik dan kemudian afektif, atau kognitif, afektif kemudian psikomotorik, atau bisa jadi psikomotorik, kognitif baru afektif.

            Bagi umat Islam proses ini tidak ada ketentuan urutan yang jelas. Jika kita lihat pada proses belajar anak-anak dalam kehidupan beragama, bisa kita lihat bahwa proses belajar psikomotorik dilakukan terlebih dahulu. Misalnya, banyak orangtua yang mengajak anak-anaknya untuk sholat bersama, mengajak anak-anak untuk puasa. Jadi anak-anak langsung belajar agama secara psikomotorik. Mereka belum memahami mengapa harus sholat dan puasa. Mungkin mereka hanya dibekali suatu pengetahuan yang dangkal seperti agar Allah sayang sama kita. Anak-anak pun berlatih sholat dan puasa. Setelah mereka sekolah baru proses kognitif terjadi. Hal ini akan meningkatkan pengetahuan tentang  sholat, puasa dan lain-lain hal yang berkaitan dengan agama Islam. Sejalan dengan peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang agama Islam diharapkan proses psikomotorik berjalan lebih bermutu. Ketika seseorang telah memahami secara integral antara kognitif dan psikomotorik akan timbul sikap atau kecenderungan berperilaku sesuai dengan yang diajarkan oleh agama Islam (proses afektif). Pada saat ini nilai-nilai dan norma-norma agama Islam mulai berkembang dan kemudian menjadi nilai-nilai dan norma-norma yang dianutnya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini kemudian meningkatkan keyakinan dan kemantapan untuk memilih Islam sebagai agamanya.

            Bisa jadi proses menjadi Islam tidak diawali oleh psikomotorik, tetapi melalui proses belajar yang biasa, yaitu bermula dari kognitif. Hal ini dapat terjadi pada orang-orang yang tadinya beragama selain Islam. Mereka ini oleh sesuatu hal mempelajari Islam secara mendalam. Setelah mereka paham maka timbullah sikap atau keyakinan untuk menjadi seorang muslim. Hal ini dikarenakan mereka melihat secara sadar akan kebenaran yang disampaikan oleh Islam. Kecenderungan sikap ini (afektif) kemudian semakin  menguat sehingga timbullah keinginan untuk menjadi seorang muslim. Hal ini ditindak lanjuti dengan membaca dua kalimat syahadat  (psikomotorik). Untuk selanjutnya mereka hidup sebagai seorang muslim.

            Tidak jadi soal darimana kita belajar tentang agama Islam, sebab semuanya akan bermuara kepada peningkatan mutu iman dan pemeliharaan iman. Jika iman telah menyatu dengan jiwa maka segala perilakunya akan terkontrol sesuai dengan aturan yang diberlakukan dalam agam Islam.

            Sayangnya tidak semua orang dalam proses belajarnya mencapai tingkat yang diharapkan, yaitu menjadi orang yang bertaqwa. Banyak orang yang mempunyai pengetahuan agama Islam yang begitu tinggi. Ia  menjadi pembicara dari seminar ke seminar yang lain. Ia begitu semangat dalam beradu argumentasi tentang Islam. Akan tetapi, pengetahuan yang mendalam itu tidak  diterapkan dalam  keseharian perilakunya. Ada pula yang hanya sedikit pengetahuan agama Islamnya tetapi mereka menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Alangkah baiknya, jika seorang muslim mempunyai pengetahuan yang tinggi (kognitif), menginternalisasi nilai dan norma Islam ke dalam jiwanya sehingga menjadi yakin (afektif) dan kemudian diterapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus ingat bahwa untuk selamat di dunia harus dengan ilmu, untuk selamat di akherat juga harus dengan ilmu, dan untuk selamat di dunia dan di akherat juga harus dengan ilmu.

About these ads

Actions

Information

14 responses

26 09 2008
asuna17

Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
http://agama.infogue.com/cara_umat_islam_belajar_agama

27 09 2008
uripsantoso

Terima kasih atas infonya, akan saya coba.

2 10 2008
myrazano

Acquaintanceship greeting and brotherhood
Hopefully [light/ray] truth of islam increasingly shines light and enlightens all people and blessing we all …. amen …
And I invite at my situs. Hopefully useful

2 10 2008
uripsantoso

I hope so. Thanks for visiting at my blog. Of course, I would like to visit your blog. Thanks a lot.

16 04 2009
panduanhaji

Saya senang panduan agama seperti ini

16 04 2009
uripsantoso

Saya juga senang menperdalam agama. Saya lebih suka belajar yang praktis yang bisa dengan mudah dimengerti dan diterapkan. thanks.

31 08 2009
Edo

Artikel yang bermanfaat, kita jadi tahu pola belajar dan cara umum manusia dalam belajar dan mempelajari agama islam, mudah-mudahan dari sini bisa diambil suatu metode agar umat lebih mudah lagi memahami dan saling memberikan pemahaman kepada sesama.

1 09 2009
uripsantoso

Terima kasih atas kunjungannya. Mudah-mudahan bermanfaat. tq sdr Edo

23 09 2009
Anjar

nice info…

menjelaskannya cukup jelas, nyata n lengkap…
thx 4 infonya..

24 09 2009
uripsantoso

semoga bermanfaat bagimu anjar. tq

6 11 2009
SITI

INSYALLAH SAYA AKAN MELAKSANAKANYA

6 11 2009
uripsantoso

Alhamdulillah, semoga Siti selalu diberi petunjuk oleh Allah. tq.

19 12 2010
CARA UMAT ISLAM BELAJAR AGAMA « SMK/SMP MITRA NUSANTARA

[...] Oleh: Urip Santoso [...]

31 03 2011
zahidana

Salam, umat Islam sekarang dahagakan ilmu Islam terutamanya yang boleh diperolehi dengan mudah secara online. Harap banyak lagi maklumat tentang Islam disebarkan mudah-mudahan dapat tersebarnya pendidikan agama Islam kerana menuntut agama Islam itu fardhu Ain bagi setiap orang. Malaikat mengerumuni orang atau kelompok yang menuntut ilmu sehinggakan bersedekah kepada orang yang sedang menuntut ilmu digandakan pahalanya sehingga 700 kali dan dianggap salah satu jihad. Terima kasih kerana menyiarkan artikel ini.
http://rahsiarezeki.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: