Mungkinkah Ayam Bertelur Dua Sehari?

28 03 2013

Banyak laporan dari masyarakat bahwa ayamnya bisa bertelur dua sehari. Ada ungkapan keheranan seseorang ketika ayamnya yang dikurung untuk bertelur dalam tiga hari menghasilkan 4 butir telur. Saya juga memperoleh informasi dari mahasiswa saya kalau 7 ekor puyuh yang dikandangkan dalam satu kandang keesokan harinya terdapat 8 butir telur. Masih banyak laporan masyarakat tentang kejadian tersebut. Jika ini benar, maka ada diantara unggas itu yang bertelur dua pada hari itu. Memang laporan tentang fenomena ini sangat jarang, sehingga menjadi tanda tanya apakah benar ayam atau unggas bisa bertelur sehari dua.

Dalam analisis saya, fenomena di atas bisa terjadi dengan dua kondisi: 1) terdapat telur yang matang pada saat hampir bersamaan atau; 2) jika kedua  saluran reproduksi (kanan & kiri) unggas  tidak mengalami regresi/rudimenter atau keduanya tumbuh dan berkembang dengan sempurna.

Kondisi 1: Seperti yang diketahui bahwa proses terjadinya telur kurang lebih sekitar 25 jam, dan proses yang lama terjadi di magnum dimana terjadi proses pembuatan kerabang, yaitu selama + 23 jam. Ada beberapa kemungkinan! Jika pada saat hampir bersamaan terjadi ovum yang matang dan hampir bersamaan pula terjadi ovulasi, maka akan terjadi telur dengan 2 buah kuning telur. Akan tetapi jika ovulasi kedua terjadi pada saat pembentukan kerabang hampir selesai, maka mungkin saja terjadi fenomena yang sangat jarang, yaitu dalam 3 hari ayam bisa bertelur 4 butir.

Kondisi 2: Saya amat penasaran ketika teman saya melaporkan bahwa ayam yang ditelitinya, yaitu ayam Burgo, punya ovarium kanan dan kiri namun yang kanan 5x lebih kecil dari yang kiri. Tidak dilaporkan adanya sepasang oviduct. Dalam pengetahuan saya selama ini (saya bukan ahli reproduksi unggas), unggas hanya memiliki satu saluran reproduksi yang berkembang (kiri saja) sedangkan yang kanan mengalami regresi/rudimenter atau tidak berkembang dan akhirnya lenyap. Lalu berkembang diskusi dan perdebatan yang panjang. Untuk membuktikan apakah benar hasil riset teman saya itu, maka saya melakukan telusur pustaka. Hasilnya adalah sebagai berikut:

1) Ternyata pada unggas, ada sejenis burung yaitu burung Kiwi, yang mempunyai sepasang saluran reproduksi (kanan & kiri) yang berkembang dan akhir sampai dewasa.

2) Ternyata ada beberapa burung yang mempunyai saluran reproduksi di bagian kanan, sedangkan yang kiri mengalami regresi/rudimenter.

3) Kebanyakan unggas mempunyai saluran reproduksi di bagian kiri, sedangkan yang kanan tidak berkembang alias mengalami rudimenter.

4) Jika saluran reproduksi sebelah kiri dibuang, maka reproduksi sebelah kanan bisa berkembang tetapi menjadi mirip seperti testis (reproduksi jantan).

5) Selama periode embrio ayam mempunyai sepasang organ reproduksi, tetapi pada umur embrio 21 organ reproduksi sebelah kanan mengalami regressi/redimenter. Terdapat laporan penelitian bahwa organ reproduksi bisa bertahan sampai dengan umur ayam 21 hari setelah itu mengalami regresi/rudimenter.

6) Terdapat sejumlah laporan bahwa pada ayam komersial terjadi fenomena yang mengejutkan, yaitu kedua ovarium & saluran reproduksi berkembang semuanya sehingga ayam mempunyai sepasang saluran reproduksi. Lebih lanjut diteliti bahwa sifat ini bisa diturunkan kepada generasi berikutnya. Belum ada informasi apakah kedua ovarium & saluran reproduksi itu bisa menghasilkan ovum atau aktif sebagaimana mestinya.

Kesimpulan:

1) Ovarium dan saluran reproduksi  sebelah kanan bisa berkembang  sebagaimana pada yang sebelah kiri, sehingga memungkinkan ayam mempunyai sepasang organ reproduksi.

2) Berdasarkan fakta ini, maka sangat mungkin jika ayam/unggas bisa bertelur sehari dua, dengan syarat kedua ovarium dan saluran reproduksi berkembang sempurna dan melakukan fungsinya secara normal.





20 09 2011

This slideshow requires JavaScript.

KEAJAIBAN PROSES SEBUTIR TELUR MENJADI AYAM MERUPAKAN SALAH SATU BUKTI TANDA-TANDA KEKUASAAN ALLAH BAGI MEREKA YANG BERIMAN.





TEKA-TEKI ITU TERJAWAB SUDAH!:Mana yang Muncul Duluan, Ayam atau Telur?

17 09 2010


Adrizal, Juli 2010

Tidak ada yang tahu pasti kapan anekdot atau semacam teka-teki iseng mengenai mana yang duluan “Telur atau Ayam” ini pertama kali muncul. Mungkin secara iseng pula jawabannya bergantung kepada pertanyaannya. Bila pertanyaan dimulai dengan “Telur atau Ayam”, maka jawabannya adalah “Telur’. Sebaliknya, bila pertanyaannya diawali dengan “Ayam atau Telur”, maka jawabannya adalah “Ayam’. Sebuah tekateki yang tidak ada ujungnya.

Ilmu pengetahuan memang dasyat, dan bahkan lebih dahsyat lagi kemampuan manusianya! Bayangkan saja, pesawat yang ribuan kg beratnya itu saja bisa dibikin terbang mengangkasa oleh manusia. Kalau dulu pepatah “Bagaikan Pungguk Merindukan Bulan” adalah ungkapan sindiran terhadap cita-cita yang mustahil terpenuhi, tetapi sejak wahana Apollo diluncurkan, maka “Pungguk pun Pantas Merindukan Bulan!”, sebab tinggal naikkan saja Si Pungguk ke pesawat ulang alik dan bawa terbang ke bulan! Mimpi menjelajah ruang angkasapun bukan harapan kosong. Hal ini bahkan bakal dibuat nyata oleh perusahaan Virgin Galactic dengan wahana SpaceShipTwo nya untuk piknik pada ketinggian suborbital (100 km dari permukaan bumi). Misi pesawat/satelit yang di kirim ke angkasa sanapun sudah hampir mampu menjangkau ke benda planet terjauh tatasurya kita, Pluto.

Bicara soal sekuensi dan amplifikasi gen, unsur dasar penyusun materi makhluk hidup, bukan pula hal yang mustahil. Dengan konsep yang pertama kali dikemukan oleh Karry Mullis, jiplakan (kopi) DNA dapat dibuat dengan metode PCR. Metode ini kemudian disempurnakan sehingga orang mampu mendeteksi sifat hereditas, penyakit, menentukan adanya hubungan darah/orang tua biologis hingga ke pmastian pelaku kejahatan. Gen unggas dan manusiapun kini sudah komplit terpetakan, sehingga memudahkan para ahli mengontrol sifat-sifat negatif/penyakit yang berahaya atau yang tidak diinginkan. Read the rest of this entry »





PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG MENGKUDU TERHADAP KADAR KOLESTEROL TELUR

3 07 2008

mengkudu





Pengkayaan zigi dalam telur oleh ekstrak daun katuk

27 06 2008

phb-2007