Bahasa Inggris untuk Menulis Artikel Ilmiah

13 02 2012

Kewajiban mahasiswa S3 untuk mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal internasional menuntut mahasiswa S3 untuk belajar menulis artikel ilmiah berbahasa Inggris. Sebenarnya tidak banyak kata-kata yang harus dikuasai oleh mereka. Cukup menguasai  2000 kata umum (general service list) — yang pasti sudah dikuasai oleh mahasiswa S3 — kurang lebih 500 kata akademik (academic words) dan sejumlah kata-kata spesifik bidang ilmu. Berikut daftar general service list of english words, dan academic words. Mengenai kata-kata yang termasuk dalam daftar technical words (kata-kata bidang ilmu) saya yakin mahasiswa S3 sudah mengusainya.

Jadi apalagi! Mari mulai berlatih! Tidak peduli apakah kebijakan Dikti nantinya dibatalkan atau tidak. Toh, jika Anda mampu menembus jurnal internasional ada kebanggaan tersendiri bukan? Apalagi kalau jurnal internasional yang ngetop!

Bagaimana kalau publikasi ilmiah internasional juga diwajibkan bagi kenaikkan jabatan dosen ke guru besar? Juga, bagi mereka yang sudah profesor diwajibkan publikasi ilmiah internasional paling sedikit sekali dalam  3 tahun! Pasti lebih seru!





Menciptakan Budaya Riset di Universitas Bengkulu (7): Mahasiswa S3 Apa yang Harus Disiapkan?

8 02 2012

Oleh: Urip Santoso

Kebijakan Dikti tentang kewajiban mahasiswa S3 untuk menulis artikel ilmiah di jurnal internasional sebagai syarat lulus akan membawa perubahan yang besar dalam dunia ilmiah di Indonesia. Di Jepang misalnya, kebijakan ini sudah lama diterapkan. Tidak tanggung-tanggung sebanyak 3 artikel ilmiah. Waktu saya masih sekolah disana hanya 2 artikel ilmiah, tapi toh saya bisa mempublikasikan sebanyak 5 buah sebelum lulus.

Memang tidak bisa dibandingkan antara Indonesia dan Jepang. Disana sarana dan prasarana untuk penelitian dan publikasi sangat mendukung. Sementara biaya publikasi juga ditanggung oleh universitas. Saya belum tahu apakah biaya publikasi di Indonesia akan dibebankan kepada mahasiswa atau tidak. Saya duga akan dibebankan kepada mahasiswa, meskipun menteri kaget mendengar bahwa untuk publikasi ilmiah diminta biaya publikasi.

Saat ini, mahasiswa S3 diwajibkan untuk menulis karya ilmiah di jurnal nasional terakreditasi oleh Dikti. Kebijakan ini juga sangat membebani mahasiswa S3. Banyak mahasiswa yang tertunda kelulusannya dikarenakan hal ini. Saat ini jurnal ilmiah yang terakreditasi oleh Dikti sangat terbatas, sehingga sangat sulit untuk menerapkan kebijakan ini. Apakah hal ini menjadi salah satu dasar Dikti untuk membuat kebijakan baru, yaitu mahasiswa S3 wajib publikasi ilmiah di jurnal internasional. Sebab, jurnal internasional sangat banyak jumlahnya.

Okey, walau bagaimanapun mahasiswa S3 harus mempersiapkan diri. Bagi yang  sudah sampai tahap disertasi barangkali akan mengalami sedikit penundaan kelulusan bergantung kepada siap tidaknya mereka menulis artikel ilmiah tersebut.

Ada beberapa kesulitan yang akan dihadapi oleh mahasiswa S3, yaitu: Read the rest of this entry »