Jujur

11 11 2009

Hari gini jujur? Ah ancur! Lihatlah, banyak kejadian yang jujur malah masuk penjara, dan yang tidak jujur bebas sambil menepuk dada. Semua bisa saya suap. Hukum? Ah, gampang! Dengan uang semuanya beres. Lihatlah kasus KPK vs polisi. Begitu rebetnya, sampai-sampai rakyat bingung dibuatnya. Siapa sich yang benar? Siapa yang berkata jujur? Jangan-jangan semuanya bohong untuk menyelamatkan diri mereka masing-masing. Jadi untuk apa jujur, kalau akan hancur. Lihatlah fenomena CPNS, promosi jabatan, atau lain lain, semuanya penuh dengan ketidakjujuran. Yah, memang banyak yangt pesimis bahwa masih ada yang jujur di negeri yang diambang kehancuran.

Jujur sudah menjadi barang langka, yang perlu dikonservasi, kata orang yang suka istilah lingkungan hidup. Atau perlu dimusiumkan, kata ahli sastra. Ah, pusing!

Jujur itu sendiri sebenarnya merupakan salah satu sifat manusia yang akan membawa kepada kesejahteraan manusia. Coba bayangkan jika seorang pemimpin itu jujur. Ia pasti akan berusaha untuk menciptakan sebuah sistem yang jujur pula. Ia akan memulai mengelola apa yang menjadi tanggungjawabnya dengan sebuah kejujuran. Ia akan anti manipulasi. Ia akan transparans. Ia akan mampu menciptakan sebuah sistem yang bebas dari manipulasi, korupsi, kolusi, nepotisme dan yang sejenisnya. Ia tidak akan mendahulukan kepentingan diri dan keluarganya. Misalnya, ia tidak minta keluarganya diistimewakan dalam kegiatan-kegiatan tertentu; ia tidak minta keluarganya diistimewakan masuk PNS. Ia akan menyerahkan mekanisme penerimaan pegawai sesuai dengan aturan yang berlaku, meskipun berakibat keluarganya tidak diterima sebagai PNS. Kegiatan manajerialnya akan dimulai dari perencanaan yang bebas manipulasi. Lah, gimana bisa kan sistem pertanggungjawaban keuangan di negeri ini memaksa seseorang untuk manipulasi? Siapa bilang! Kita bisa bebas dari manipulasi jika kita mampu membuat perencanaan yang baik yang mampu memprediksi hal-hal yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Nah, jika perencanaan dibuat dengan kejujuran yang tinggi, saya yakin manipulasi akan menjadi berkurang jauh dan akhirnya hilang sama sekali. Masih adakah pemimpin yang jujur di negeri ini? Itulah pertanyaan rakyat yang belum pernah terjawab.

Kejujuran juga tidak hanya harus dimiliki oleh pemimpin. Iapun harus dimiliki oleh masyarakat. Jika sebagian besar masyarakat jujur, saya yakin ini dapat menjadi kekuatan yang mampu mematahkan sistem yang dibuat oknum. Dengan kekuatan ini masyarakat dapat membentuk opini publik, sehingga dapat sebagai kekuatan oposisi yang tidak dapat diabaikan oleh pemimpin yang berkuasa. (bersambung)





Musibah

9 10 2009

Setiap manusia berbeda-beda dalam menanggapi musibah yang dihadapi. Ada yang tabah, ada yang sedih tapi terkendali, ada yang tenang-tenang saja dan ada pula yang sedih berlebihan. Setiap terjadi bencana pada suatu wilayah atau pada diri seseorang, komentar orangpun berbeda-beda pula. Ada yang menganggap itu suatu cobaan dan pasti ada hikmah yang dapat diambil– tentu saja jika mau menggalinya–, ada juga yang berpendapat itu adalah akibat dari perbuatan dosa dan kesalahan yang diperbuat oleh manusia itu sendiri agar mereka instropeksi, dan ada pula yang berpendapat itu tidak ada kaitan sama sekali dengan perbuatan manusia. Misalnya, gempa yang terjadi di Sumatera Barat itu memang daerah ini merupakan daerah gempa. Bukan berarti bahwa orang Sumbar telah banyak berbuat dosa, sehingga gempa terjadi. Lah, di Kalimantan tidak ada jalur gempa sehingga mereka yang tinggal di Kalimantan tidak pernah merasakan gempa. Apa itu berarti mereka tidak punya dosa? Read the rest of this entry »





Semuanya Bergerak

6 10 2009

Jika kita perhatikan fenomena alam, maka akan kita dapatkan bahwa semuanya itu bergerak, baik benda mati maupun benda hidup. Anda lihat bintang gemintang di langit. Bergerak bukan? Bintang gemintang itu begerak dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya saling menjauhi. Langit pun bergerak mengembang, bumi, planet, bulan dan benda-benda angkasa semuanya bergerak. Anda lihat batu yang diam bukan? sesungguhnya di dalam batu itu juga terjadi gerakan-gerakan. Cuma kita tidak bisa melihat.

Itu pada benda mati. Pada benda hidup pun terjadi gerak. Bahkan gerak menjadi salah satu ciri makhluk hidup. Tentu saja gerak pada makhluk hidup itu berbeda dengan gerak pada benda mati. Di dalam tubuh kita juga semuanya bergerak dan beraktivitas. Jika tidak ada aktivitas di dalam tubuh maka kita pun mati. Read the rest of this entry »





Selamat Datang Pemudik

27 09 2009

Lelah tapi puas barangkali itu perasaan para pemudik. Lelah karena mereka harus menempuh perjalanan yang sangat jauh, puas karena bisa bersilaturahmi secara langsung kepada handai taulan, sahabat, orang tua, orang yang dihormati atau bahkan orang yang dicintainya. Segala macam hambatan terobati sudah.

Meskipun belum puas melepas rindu, namun apa daya pekerjaan telah menunggu. Pemudikpun, sudah puas atau belum puas, mau tidak mau harus kembali menekuni pekerjaan yang menjadi andalan dalam mencari sesuap nasi. Akan tetapi walau bagaimanapun tujuan mudik telah tercapai. Apa sebenarnya tujuan para pemudik itu? Tentu saja banyak macam dan ragamnya. Barangkali yang paling utama adalah silaturahmi. Memang di jaman sekarang sangat mudah menjalin silaturahmi dengan adanya teknologi. Akan tetapi silaturahmi secara langsung tetap lebih mempunyai kelebihan. Dengan bersilaturahmi secara langsung kita akan mencapai tujuan silaturahmi lebih baik. Jadi, akan lebih afdol jika silaturahmi dapat dilakukan baik secara langsung maupun via teknologi. Silaturahmi via teknologi dapat dilakukan setiap saat dengan biaya yang sangat murah. Silaturahmi secara langsung dapat dilakukan pada momen-momen yang penting seperti saat lebaran. Selain silaturahmi, mudik juga mempunyai manfaat lain yaitu meningkatkan keakraban keluarga itu sendiri. Mengapa? Sebab selama menempuh perjalanan bersama yang panjang, terjadi komunikasi yang intensif diantara anggota keluarga. Ini tentu saja dapat meningkatkan saling pengertian diantara mereka sendiri. Dalam perjalanan itu, kepala keluarga dapat memberikan pesan-pesan langsung dengan contoh-contoh yang mereka temukan di sepanjang perjalanan mudik. Mudah-mudahan dengan cara ini kualitas keluarga kecil menjadi lebih baik. Yang ketiga, mudik dapat meningkatkan wawasan anggota keluarga. Sebab dengan melihat langsung kota-kota yang ditemui di sepanjang perjalanan akan meningkatkan pengetahuan kognitif anggota keluarga. Pengetahuan kognitif ini diharapkan juga akan mampu  mengubah sikap dan perilaku negatif yang selama ini dilakukan oleh anggota keluarga. Dan masih banyak lagi hikmah yang dapat diambil.

Akan tetapi disamping tujuan yang baik, tentu saja kadang ada yang mempunyai tujuan lain. Ingin pamer! Ingin dipuji sebagai orang yang sukses! Atau tujuan lain yang kurang tepat.

Lepas dari semua tujuan itu, saya sebagai pengasuh blog ini mengucapkan “SELAMAT DATANG” dan “SELAMAT BEKERJA KEMBALI”.





MUDIK

10 09 2009

Meskipun liburan belum tiba, para pemudik sudah mulai mudik. Ya, mudik rasanya sudah menjadi budaya Indonesia. Mudik yang identik pulang kampung ketika lebaran sudah mendarah daging. Kalau tidak mudik rasanya ada yang hilang. Saya berpesan, niatkan mudik anda untuk bersilaturahmi karena Allah s.w.t. Perintah menyambung tali silaturahmi memang begitu ditekankan oleh Allah dan Rasul-Nya. Dengan silaturahmi kita dapat menyambung apa-apa yang telah terputus. Dengan silaturahmi akan tercipta suasana saling pengertian dan saling memaafkan. Dengan silaturahmi kita dapat saling lebih mengenal. Dengan silaturahmi segala kesalahpahaman dapat dihapus. Pokoknya, banyak sekali deh manfaatnya bagi kita semua.

Dengan meniatkan mudik sebagai silaturahmi karena Allah, Insya Allah kita akan mendapat pahala dan dilindungi oleh Allah sebelum, selama dan setelah mudik. Jika terjadi hal-hal tidak dikehendaki, mudah-mudahan Allah mencatat hal itu sebagai penghapus dosa, sehingga mendapat ampunan Allah

Saya sebagai pengasuh blog ini mengucapkan selamat jalan, semoga anda semua sampai di tujuan dengan selamat dan kembali dengan selamat pula. Semoga Allah memberi pahala yang sepadan kepada anda semua. Saya juga mohon maaf atas segala kesalahan dan dosa baik yang sengaja maupun yang tidak saya sengaja kepada semua pembaca tercinta.

SALAM MANDIRI

Urip Santoso





PUPUK YANG SELANGIT

30 07 2009

Oleh: Urip Santoso 

pupukAku sedang di warung kecil, di dekat masjid jamik menikmati bubur kacang hijau. Persis di depan aku ada dua orang yang asyik ngobrol.

 “Gimana petani sejahtera wong pupuk mahal. Lima ratus ribu sekarung.”

 “Lah kan ada subsidi.”

 “Apa subsidi, tak sampai lah.”

“Kok?”

 “Yah entahlah. Raib begitu saja. Sampai di petani hanya dikit. Mosok, satu karung untuk beberapa orang.”

 “Katanya, Bengkulu punya program ekonomi kerakyatan.”

 “ Iya sih. Ekonomi kerakyatan itu memang okey, tapi pelaksanaannya itu lho.  Tak jelas. Coba kasihan kan petani kecil. Pupuk  mahal, harga produk murah.  Tak seimbanglah.”

 “ Jadi pupuk harus murah ya.”

 “Ya, iyalah, jika memang Pemkot ingin mengembangkan ekonomi petani.”

—– 00 —— Read the rest of this entry »





Eksodus Calon Jemaah Haji

19 06 2009

kabahSaya ikut terusik dengan maraknya pemberitaan eksodus calon jemaah haji di Bengkulu. Betapa tidak, banyak calon jemaah haji dari luar Bengkulu yang mendaftar di Bengkulu. Bagaimana caranya? Ya, tentu saja dengan cara-cara yang tidak benar, misalnya membuat KTP aspal (asli tapi palsu) dll. Kita harus sadar bahwa untuk mencapai tujuan yang baik harus digunakan cara yang baik pula. Jika tujuan baik, tapi cara mencapainya tidak baik, maka hasilnya tidak baik pula. Allah, hanya menerima yang baik-baik.

Saya ingin bertanya kepada eksodus calon haji, apakah Allah akan menerima haji anda jika anda merebut hak orang lain? Apakah Allah akan menerimahaji anda jika anda untuk haji anda kemudian memalsukan data anda sendiri? Apakah Allah akan menerima haji anda jika anda menggunakan jalur khusus? Insya Allah tidak!

Bagaimana dengan mereka yang sudah haji tetapi mereka ingin naik haji lagi. Untuk mencapai tujuan itu mereka memalsukan data mereka dengan menyatakan bahwa mereka belum pernah haji. Ini juga tidak dibenarkan. Ini bohong namanya. Apakah Allah suka kepada kebohongan? Tidak bukan?

Oleh sebab itu, mari kita lalui prosedur haji sesuai dengan aturan yang berlaku, agar haji kita diterima oleh Allah s.w.t.





PERANAN DEWAN RISET DAERAH DALAM PEMBANGUNAN DI PROVINSI BENGKULU

10 06 2009

Oleh: Prof. Ir. Urip Santoso, S.IKom., M.Sc., Ph.D

Ketua Dewan Riset Daerah Provinsi Bengkulu

            Pertama-tama saya mengucapkan selamat kepada Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Bengkulu yang telah untuk pertama kalinya membentuk Dewan Riset Daerah (DRD). Ini menunjukkan bahwa Pemprov sangat menyadari pentingnya lembaga ini bagi pembangunan di Provinsi Bengkulu. Gubernur Bengkulu menyatakan sangat mendukung kehadiran DRD, sebab beliau menyadari bahwa riset itu merupakan ujung tombak bagi pengambilan kebijakan di suatu daerah.

            Memang, harus diyakini bahwa riset sangat diperlukan dalam pengambilan keputusan. Jika kita mengambil hikmah di negara maju, maka riset sudah menjadi kebutuhan dalam setiap pengambilan keputusan. Mereka sadar bahwa tanpa riset yang memadai, suatu kegiatan tidak akan mencapai tujuan secara optimal atau bahkan tidak sama sekali. Riset dalam jangka pendek mungkin dirasa hanya membuang anggaran. Namun jika dihitung dalam jangka menengah dan jangka panjang maka justru dengan adanya riset suatu kegiatan akan berjalan lebih efisien dan tepat sasaran. Kita ambil contoh, anda tahu bukan Toyota? Perusahaan mobil di negeri Sakura ini telah merancang model-model mobil puluhan tahun ke depan. Mereka melakukan berbagai riset terkait dengan mobil. Disana riset sudah menjadi budaya. Read the rest of this entry »





Anda Ingin Sukses?

27 05 2009

Anda ingin sukses bukan? Ya, tentu saja! Pasti anda berkata begitu. Ya, saya pun ingin sukses. Pasti semua orang ingin sukses. Nah, ada jurus jitu untuk itu. Jika anda terapkan dijamin anda akan sukses. Jurus apa itu. Jurus ATM, tetapi hindari jurus BEJ. ATM adalah jurus amati, tiru, modifikasi. Jika anda ingin sukses jadi pengusaha, maka amati pengusaha yang sukses, tiru perilaku mereka, dan kemudian modifikasi. Insya Allah anda akan sukses. Jika anda ingin sukses, sekali-kali jangan gunakan jurus BEJ. Jurus yang membuat anda akan gagal.  Apa itu BEJ. BEJ adalah blame (menyalahkan orang lain), Excuse (beralasan) dan Justify (pembenaran). Misalnya, saya tidak naik kelas karena si A, atau karena gurunya killer dll. Beralasan, contohnya saya tidak bisa karena saya cacat, karena saya apa lagi. Pokoknya banyak alasan. Pembenaran, contohnya: saya kan miskin, wajar kalau saya tidak sukses dll.

Tanamkan ke dalam diri anda dua kata: SAYA BISA (I CAN). Selanjutnya ACTION, ACTION dan ACTION. Jangan anda pernah menyerah hanya karena gagal. Orang yang sukses adalah orang yang telah banyak mengalami kegagalan. Orang yang gagal adalah orang yang tidak pernah mencoba karena takut gagal. Okey?





Bumi Saya Suwe Saya Mengkeret

7 05 2009

Oleh: Urip Santoso

Judul diatas merupakan salah satu kalimat dalam Jangka Jayabaya. Terjemahan bebas dari kalimat itu adalah “bumi semakin lama semakin mengerut”. Sebelum membahas kalimat di atas, terlebih dahulu saya sampaikan kontroversial seputar siapa yang menulis Jangka Jayabaya itu. Banyak kalangan yang meragukan bahwa yang menulis Jangka Jayabaya adalah raja Kediri. Ada beberapa alasan yang dikemukakan. Jika disimak maka Jangka Jayabaya lebih bernuansa Islam daripada Hindu, padahal saat raja Jayabaya hidup agama yang dominan adalah agama Hindu dan selebihnya Buda. Sehubungan dengan hal ini ada yang berpendapat bahwa memang raja Jayabaya telah berhubungan dengan ulama Islam yang kemudian menjadi sahabatnya. Dari ulama itulah kemudian Jayabaya terinspirasi menulis Jangka Jayabaya. Lepas dari isinya yang bernuansa Islam, ada pendapat lain bahwa memang yang menulis Jangka Jayabaya bukan raja Kediri. Yang menulis adalah seorang sastrawan yang hidup pada masa itu atas perintah raja Jayabaya. Read the rest of this entry »