Sepuluh Hari Pertama di Ramadhan

29 07 2012

Tak terasa kita sudah berada di penghujung  sepuluh hari pertama bulan Ramadhan. Kalau diibaratkan sebuah perjalanan kita sudah hampir menempuh sepertiganya. Masih ada duapeetiga perjalanan yang masih harus ditempuh. Tidak ada salahnya jika pada sepertiga bulan Ramadhan ini kita melakukan evaluasi terhadap puasa yang telah kita jalani. Apa yang harus dievaluasi?

Pertama-tama tentu saja kita bandingkan rencana dengan pelaksanaan. Adakah rencana yang tidak dapat dilaksanakan? Jika ada mengapa itu terjadi? Jika memang tidak bisa dihindari maka ya apa boleh buat. Jika itu karena sesuatu yang sesungguhnya dapat dihindarkan maka mari kita perbaiki. Biasanya kita sering tertimpa oleh rasa malas, bosan dll. Rasa tersebut mari kita evaluasi mengapa itu terjadi? Apakah karena kita kurang semangat ataukah sebab lain.

Kedua, mari kita evaluasi jalannya pelaksanaan ibadah Ramadhan ini. Sudahkah kita beribadah kepada Allah karena iman? Jika ya seberapa benar iman kita? Masihkah terselip kesombongan di dalam diri kita terhadap kebenaran hakiki? Kita harus ingat bahwa iman tidak mungkin bercampur dengan kesomobongan. Jika masih terdapat kesombongan meski hanya sebesar biji sawi mari kita berikhtiar dan berdoa agar kesombongan di dalam diri kita sirna, dan diganti oleh Allah cahaya keimanan. Sudahkah kita ikhlas menjalankan puasa  dan amal shaleh lainnya di bulan Ramadhan karena mengharap ridla Allah? Ini sangat penting bagi kita, sebab diterima atau tidaknya puasa bergantung kepada keikhlasan kita berpuasa dan beribadah di bulan Ramadhan. Jika masih terselip riya’, maka mari kita berusaha sekuat tenaga untuk menghapusnya. Sebab riya’ itu akan menyebabkan amal ibadah kita tidak bernilai di sisi Allah. Berikutnya, sudahkah kita bersungguh-sungguh (khusyu’) melaksanakan ibadah tersebut? Mari kita evaluasi shalat, dzikir, membaca Al Qur’an, mendengarkan kultum, doa dll. Jika ternyata masih kurang khusyu maka mari kita perbaiki agar mutu ibadah kita meningkat. Masihkah ada rasa malas ketika melaksanakan shalat? Jika ya berarti kita belum khusyu, sebab shalat itu amat berat kecuali bagi mereka yang khusyu. Sudahkah kita bergetar jiwanya ketika membaca atau mendengarkan Al Qur’an, ataukah hanya biasa-biasa saja, ataukah malah terselip rasa kurang percaya? Jika masih biasa-biasa saja atau bahkan terselip keraguan, maka mari kita perbaiki.  Dan masih banyak pertanyaan yang harus dijawab oleh diri sendiri, dan kemudian melakukan perbaikan. Mari jangan sampai kita berpuasa hanya memperoleh lapar dan dahaga, yang berarti sia-sialah puasa kita.

Ketiga, mari kita kokohkan dan murnikan niat kita dalam beribadah di bulan Ramadhan, sebab amal ibadah yang kita lakukan itu bergantung kepada niat. Niat itu kemudian diwujudkan dalam amal ibadah nyata. Oleh sebab itu, setelah kita evaluasi diri kita maka selanjutnya perlu diperbaiki rencana yang telah disusun. Beberapa kelemahan dalam rencana dan pelaksanaan kita tutup sehingga semakin sempurnalah ibadah kita.

Tampaknya kunci sukses dalam mencapai tujuan Ramadhan adalah sabar dalam beribadah baik ibadah khusus maupun ibadah umum. Yang tidak boleh dilupakan adalah mari kita terus menimba ilmu yang terkait dengan Ramadhan dan yang lainnya, karena tanpa ilmu ibadah kita menjadi sia-sia.  Semoga Allah swt menjadikan kita semua seorang yang sukses dalam bulan Ramadhan ini, yaitu mencapai derajat taqwa sebagaimana yang difirmankan Allah dalam Al Baqarah ayat 183, aamiin.

About these ads

Actions

Information

2 responses

29 07 2012
osly rachman

Alhamdulillah.. Terima kasih banyak Prof. telah mengetuk hati kami agar terus berjalan di jalan yg lurus. … Jazaakallahu

29 07 2012
uripsantoso

Alhamdulillah, semoga kita menjadi orang yang sukses baik di dunia maupun di akhirat, aamiin. Tks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: