Contoh Deskripsi Diri 2010

18 08 2010

Berikut ini saya tampilkan contoh deskripsi diri yang saya ambil dari http://blog.unila.ac.id/radengunawans/deskripsi-diri-2/. Semoga bermanfaat. Silakan buka blog tersebut untuk informasi-informasi penting lainnya.

DESKRIPSI DIRI DOSEN

Deskripsikan dengan jelas apa saja yang telah Saudara lakukan yang dapat dianggap sebagai prestasi dan/atau kontribusi bagi pelaksanaan dan pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi yang berkenaan dengan hal-hal berikut.  Deskripsi ini perlu dilengkapi dengan contoh nyata yang Saudara alami/lakukan dalam kehidupan profesional sebagai dosen.

  1. A. Pengembangan Kualitas Pembelajaran (usaha dan dampak perubahan)
    1. Berikan contoh nyata semua usaha kreatif yang telah atau sedang Saudara lakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran; dan jelaskan dampaknya!

Deskripsi:

Usaha kreatif yang saya lakukan:

Dalam kegiatan pembelajaran di Program Studi Pendidikan Ekonomi, saya dipercaya untuk memberikan materi perkuliahaan Akuntansi Biaya, Akuntansi Manajemen, Komputer Akuntansi, Akuntansi Pemerintahan, Akuntansi Syariah, Sistem Akuntansi, Pemeriksaan Akuntansi.  Selain memberikan kuliah saya juga mendapatkan tugas untuk melakukan pembimbingan dalam KKL mahasiswa dan pembimbingan tugas akhir yang berupa skripsi mahasiswa.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung dapat dikemukakan bahwa sebagian besar mahasiswa dalam mengikuti perkuliahaan ada kecenderungan untuk sekedar lulus dan atau hanya berbuat untuk mendapatkan nilai yang baik.  Jadi dalam konteks ini mahasiswa hanya belajar untuk sekedar lulus dan bukan belajar untuk tahu.  Kenyataan demikian menunjukkan bahwa mahasiswa tidak memahami materi yang telah diberikan secara baik dan bila diberikan tugas pun kurang mampu mengembangkan pengetahuan sesuai dengan fenomena yang terjadi di sekelilingnya.  Sebagai contoh dalam menyelesaikan tugas mata kuliah akuntansi manajemen, mahasiswa kurang mampu melihat berbagai kemungkinan yang akan terjadi akibat dari suatu keputusan yang ditetapkan.

Materi-materi perkuliahan yang telah diberikan dalam waktu satu semester dengan mudah terlupakan begitu saja.  Kenyataan demikian terlihat nyata pada semester berikutnya yaitu pada saat mahasiswa mengambil mata kuliah yang memiliki prasyarat atau masih terkait dengan materi kuliah sebelumnya, terlihat mahasiswa kurang mampu menjelaskan hubungan antara teori yang lalu dengan matakuliah yang sedang diikuti.  

Fenomena lain yang terjadi pada saat perkuliahan yaitu mahasiswa cenderung mencari materi-materi atau tugas-tugas yang telah diberikan pada semester-semester lalu untuk angkatan sebelumnya, sehingga apabila materi yang diberikan sama, maka tugas-tugas diselesaikan dengan cara menjiplak tugas yang telah dikerjakan oleh kakak tingkat sebelumnya.  Hal ini membuat mahasiswa menjadi malas dan cenderung mengambil jalan pintas.  Kebiasaan jalan pintas yang tidak menumbuhkan perilaku positif demikian harus dihilangkan dari diri mahasiswa.

Sejalan dengan fenomena tersebut, maka setiap awal perkuliahan saya selalu menjelaskan mata kuliah yang mendasarinya serta memaparkan apa manfaat dan pentingnya mata kuliah yang sedang diikuti.  Dengan demikian diharapkan mahasiswa dapat memahami kaitan antara mata kuliah sebelumnya dengan mata kuliah yang sedang diikuti.

Hal yang lebih utama saya lakukan sebelum melaksanakan perkuliahan, saya lakukan kontrak perkuliahan secara bersama antara dosen (saya) dan mahasiswa untuk mencari jalan terbaik dan termudah dalam mencapai tujuan.  Dalam kontrak perkuliahan, sebelumnya saya mempersiapkan kontrak yang harus disepakati bersama oleh seluruh mahasiswa dengan saya sebagai aturan resmi untuk membuat pelaksanaan perkuliahan menjadi kondusif yang diketahui oleh masing-masing yang terkait.  Dengan adanya kesepahaman aturan pelaksanaan perkuliahan maka kondisi perkuliahan menjadi lebih kondusif dan partisipasi yang diberikan tidak semu.

Upaya lain yang saya lakukan untuk menghindari kebiasaan mahasiswa meniru tuga-tugas atau pekerjaan kakak tingkat sebelumnya, saya lakukan dengan mengarsipkan soal-soal dan tugas-tugas yang pernah diberikan.  Kepada mahaiswa untuk angkatan yang berbeda selalu diberi dengan soal dan tugas-tugas yang berbeda sehingga mahasiswa tidak menggantungkan diri pada tugas dan pekerjaan yang telah dilakukan sebelumnya.  Dengan pemberian tugas yang berbeda dengan sebelumnya, sebagai mana yang saya rancang, membuat mahasiswa lebih aktif untuk mengerjakan tugas-tugas yang saya berikan dan tidak dapat meniru (menjiplak) tugas dan pekerjaan sebelumnya.  Cara demikian mendorong mahasiswa akan mengerjakan dengan tenaga dan pikiran masing-masing yang pada gilirannya akan mengkikis kebiasaan meniru (menjiplak) sehingga mahasiswa akan memiliki kemampuan yang lebih tinggi dalam memecahkan masalah yang dihadapi.

Langkah-langkah yang saya lakukan dalam proses pembelajaran adalah mengubah model/metode pembelajaran yang tadinya saya lebih banyak menggunakan waktu untuk penyajian dengan metode ceramah dan pemberian tugas, kemudian saya melakukan kombinasi metode pembelajaran dengan lebih banyak memberikan ruang gerak pada mahasiswa untuk menyampaikan atau mempresentasikan materi yang terkait dengan perkuliahan yang sedang diikuti dengan menggunakan model/mentode diskusi, Tanya jawab, praktik langsung, serta pemberian tugas.  Kepada setiap mahasiswa diberi kesempatan untuk mempresentasikan tugas-tugas yang telah saya berikan sebagai bahan diskusi dan dikombinasi dengan pembahasan dari saya untuk menjelaskan hal-hal yang dirasa berat, simpang siur, dan kurang tepat penyampaian dari mahasiswa.  Pada saat-saat tersebut saya meminta bagian waktu untuk menjelaskannya sehingga masing-masing memiliki pemahaman yang lengkap dan jelas.  Model pembelajaran demikian akan membuat pemahaman mahasiswa menjadi lebih lama melekat dalam diri masing-masing.

Melalui penggunaan metode Diskusi yang diikuti dengan tanya jawab, praktik langsung dan pemberian tugas diharapkan dapat memberikan dorongan sekaligus melatih mahasiswa untuk berani mengemukakan pendapat dan berani melakukan perbuatan atau bekerja. Untuk memperkaya pengetahuan mahasiswa terhadap mata kuliah yang saya ampu, (Akuntansi Biaya, Akuntansi Manajemen, Komputer Akuntansi, Akuntansi Keuangan, Akuntansi Pemerintahan, Akuntansi Syariah, Sistem Akuntansi, Pemeriksaan Akuntansi) diarahkan untuk banyak membaca jurnal Akuntansi baik di perpustakaan maupun mengaksesnya melalui INTERNET.  Dalam pelaksanaan pembelajar-an kepada mahasiswa lebih banyak diberikan materi kuliah dengan metode diskusi, tanya jawab, praktik dan pemberian tugas serta diarahkan untuk memahami dan mengetahui berbagai fenomena yang terkait dengan matakuliah melalui Internet sehingga mahasiswa dapat memperkaya ilmu dan pengetahuannya serta mampu memecahkan permasalahan yang dihadapi terkait dengan materi perkuliahan dengan baik.

Selain memberi kuliah, saya juga membimbing KKL mahasiswa.  Berdasarkan pengamatan atas pelaksanaan KKL, mahasiswa menganggapnya hanya sebagai sarana rekreasi belaka.  Untuk merobah anggapan mahasiswa tersebut saya sarankan untuk diberi pembekalan sebelum berangkat, ada pembagian tugas dalam beberapa kelompok, dan perlu membuat laporan pelaksanaan dan hasilnya.

Pembekalan kepada mahasiswa dimaksudkan untuk mengajak dan mengarahkan bagaimana dan apa yang perlu dilakukan pada saat melakukan kunjungan lapangan.  Sehingga mahasiswa memiliki bekal berbuat tidak hanya sekedar melihat-lihat apa yang ada di lapangan.  Dengan pembekalan ini mahasiswa menjadi lebih siap pada saat berada di lokasi KKL.

Dengan mengarahkan mahasiswa untuk membentuk kelompok dengan memberikan tema kajian yang selaras dengan materi perkuliahan yang diambil, maka setelah melaksanakan KKL mahasiswa akan memperoleh pengalaman lapangan secara langsung dan dapat mempraktekan dengan memecahkan masalah sesuai dengan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.  Hal ini dilakukan agar mahasiswa menjadi lebih fokus dalam melakukan pengamatan dan hampir semua bidang atau bagian dapat diamati oleh mahasiswa.

Adanya laporan KKL menjadikan mahasiswa memiliki ingatan yang lebih mendalam tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi dilokasi KKL.  Langkah ini mendorong mahasiswa untuk benar-benar menanyakan dan mengamati praktik-praktik yang terjadi di lokasi KKL.  Dengan membuat laporan KKL (yang saya minta berisi 5 bab, yaitu Bab I Pendahuluan, Bab II Pendekatan yang digunakan, Bab III Pelaksanaan, Bab IV Hasil dan Pembahasan, dan Bab V Penutup) mendorong mahasiswa belajar mengungkapkan kembali memorinya secara tertulis secara baik dan sistematis.  Dampak dari teknik pelaksanaan kegiatan ini menjadikan mahasiswa memiliki kemampuan mengamati, meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk menuangkan pemikirannya dalam bentuk tertulis, dan dampak lain yang diperoleh dengan membuat laporan menjadikan mahasiswa memiliki kebiasaan memberikan laporan setelah melakukan aktivitas secara baik dan benar.

Berkaitan dengan bimbingan akhir (skripsi) kepada mahasiswa saya berupaya semaksimal mungkin untuk mengarahkan dan membimbing mahasiswa agar dapat menyelesaikan studi akhir dengan baik, dengan menetapkan jadwal bimbingan secara rutin pada hari Senin, Rabu, dan Jumat.  Namun demikian, dalam prakteknya setiap haripun jika mahasiswa membutuhkan bimbingan tetap dilayani demi percepatan penyelesaian studinya. Untuk memperlancar komunikasi dengan mahasiswa bimbingan saya mengijinkan berkomunikasi via telephon untuk memastikan kesediaan jam bimbingan setiap saat dibutuhkan mahasiswa, artinya tidak ada yang terhambat mahasiswa dalam penyelesaian studi akhir.  Untuk memperkaya penguasaan konsep sebagaimana permasalahan yang akan dipecahkan dalam skripsi mahasiswa saya menganjurkan untuk menambah referensi bukan saja melalui sumber bacaan yang tersedia di perpustakaan tetapi juga mengarahkan mahasiswa agar menggunakan fasilitas IT (internet) untuk membaca jurnal ataupun sumber lainnya yang terkait dengan permasalahan dalam skripsi yang diajukan.

Dampaknya:

Setelah dilakukan berbagai usaha perubahan melalui perubahan model/metode pembelajaran dapat dikemukakan beberapa dampak positif yang terjadi pada diri mahasiswa yaitu (1) terdapat peningkatan kemampuan mahasiswa dalam mengungkapkan pandangannya dalam pemecahan masalah dalam perkuliahan, (2) terjadi peningkatan kemampuan mahasiswa memanfaatkan IT dalam menambah pengetahuan, (3) ada kecendrungan mahasiswa menuangkan kutipan penyelesaian permasalahan melalui internet, (4) memperlancar aksesibilitas mahasiswa dalam mencari sumber-sumber pengetahuan baru melalui internet, (5) adanya peningkatan pengetahuan dan pengalaman langsung yang diperoleh mahasiswa melalui KKL, (6) meningkatnya kemampuan berbuat yang diakibatkan dari adanya kegiatan praktik langsung, (7) meningkatnya keberanian mahasiswa mengemukakan pendapat baik secara kuantitas maupun kualitas, (8) kecenderungan meningkatnya keberanian dan kebiasaan mahasiswa berbicara di depan forum, dan (9) para mahasiswa dapat memanfaatkan sarana IT (internet) dalam memperkaya sumber pengetahuan yang dapat mendukung penyelesaian studi akhir mahasiswa yang diawali dari pembuatan proposal sampai dengan penyelesaian akhir skripsi, sehingga dalam daftar pustaka skripsi mahasiswa tertuang kajian pustaka tidak hanya dari buku akan tetapi juga diperoleh dari internet.

  1. Berikan contoh nyata Kedisiplinan, Keteladanan, dan keterbukaan terhadap kritik yang Saudara tunjukkan dalam pelaksanaan pembelajaran.

Deskripsi:

Kedisiplinan:

Kedisiplinan merupakan salah satu kunci untuk sukses dalam bekerja dan belajar.  Oleh karena itu, penegakan disiplin dalam pelaksanaan tugas sangat penting bagi saya, karena dengan disiplin yang tinggi akan mampu mewujudkan pencapaian target sasaran yang diinginkan.  Saya selalu berupaya semaksimal mungkin untuk menerapkan disiplin dalam kegiatan belajar mengajar. Contoh; (1) pada saat kuliah, pada awal perkuliahan saya membuat komitmen bersama “apabila mahasiswa terlambat 15 menit tidak boleh masuk, dan sebaliknya jika saya yang terlambat 15 menit tinggalkan tidak usah ditunggu (tinggalkan kelas). (2) Ketika saya menjadi sekretaris jurusan terkadang sedang ikut rapat di Universitas atau di fakultas, maka pada saat ada perkuliahan saya harus memberi tahukan kepada mahasiswa bahwa saya datang terlambat karena rapat. (3) Karena ruang kuliah yang tersedia untuk program studi ekonomi hanya 2 (dua) kelas, maka pada saat yang sama ada kegiatan seminar sehingga kegiatan perkuliahan diatur dengan mencari waktu pengganti.

Keteladanan:

Sebagai seorang dosen sudah seharusnya saya selalu memberikan teladan dan harus dapat diteladani baik oleh mahasiswa maupun lingkungan kerjanya.  Sepanjang perjalanan saya sebagai pengajar, saya tidak pernah berbuat yang tidak layak sebagai dosen, saya selalu berusaha menunjukkan dan memberikan teladan yang baik terutama pada mahasiswa, baik dalam hal cara berpikir, cara bersikap, cara bertindak, maupun cara berpakaian.  Contoh; hadir di ruang kuliah tepat waktu (sesuai dengan jadwal), menyampaikan sesuatu dengan bahasa yang santun, selalu berpakaian rapih di ruang kelas maupun di luar lingkungan kampus, konsisten dengan kesepatakan yang telah disetujui bersama dalam kontrak perkuliahan.  Pelaksanaan tugas dan penyerahan nilai sesuai dengan waktu yang ditetapkan (sesuai dengan kesepakatan anatara saya dan mahasiswa).  Melakukan komunikasi sebelum bertemu atau sebelum melakukan bimbingan.  Saya harus selalu mengambil keputusan dan bertindak secara obyektif (berdasarkan fakta-fakta yang ada) dan terbuka baik kepada mahasiswa, kepada temen sejawat, maupun kepada pimpinan.

Keterbukaan terhadap kritik

Kritik bagi saya adalah suatu energi yang harus ada dalam suatu pekerjaan sehari-hari untuk dapat melakukan perbaikan dan peningkatan hasil kerja.  Tanpa adanya kritik akan terdapat kekurangan energi perbaikan atas kinerja saya.  Oleh karena itu, saya sangat menyadari bahwa sebagai manusia tentunya diciptakan oleh Tuhan dengan berbagai kelebihan dan kekurangan, sehingga harus mampu menyadari dan mengendalikan diri hingga tidak terjerumus dalam sikap dan tindakan yang kurang terpuji atau tidak menyenangkan bagi pihak lain.  Namun dalam melaksanakan tugas dan kewajiban tidak semua dapat dilaksanakan dengan sempurna, sehingga berbagai kritik dan saran serta pendapat sangatlah dibutuhkan dalam upaya penyempurnaan langkah-langkah berikutnya dalam pelaksanaan tugas pembelajaran.

Dalam menanggapi kritik saya tidak melihat orangnya akan tetapi saya lebih memfokuskan pada materi atau isi kritikan yang diberikan.  Kritik yang diberikan oleh mahasiswa sangat bermanfaat bagi saya, hal ini karena fokus pelayanan yang saya berikan adalah kepada mahasiswa.  Dengan mendengarkan kritik dan saran dari mahasiswa akan dapat memberikan pelayanan kepada mahasiswa yang lebih kondusif dan lebih optimal.  Demikian juga dengan kritik dan saran yang datang dari teman sejawat, sangat besar manfaatnya untuk dapat melakukan akselerasi kinerja yang sesuai dengan kondisi lingkungan kerja.

Terhadap kritik dan saran terhadap diri saya, saya memberikan apresiasi yang tinggi dan sangat bersyukur terhadap rekan sejawat atau pun mahasiswa yang memberikan kritik, saran dan pendapat, karena saya menyadari bahwa kelemahan yang ada pada diri saya akan dapat dilihat oleh pihak lain, sehingga masukan yang positif diberikan pada saya selalu diterima dan dipertimbangkan dengan baik, sebagai bahan untuk perbaikan langkah saya berikutnya. Selain itu saya juga selalu ingat dengan pepatah bahwa tiada gading yang tak retak.

  1. B. Pengembangan Keilmuan/Keahlian
    1. Sebutkan produk karya-karya ilmiah (buku, artikel, paten, dll) yang telah Saudara hasilkan dan pihak yang mempublikasikannya.  Bagaimana makna dan kegunaannya dalam pengembangan keilmuan. Jelaskan bila karya tersebut memiliki nilai Inovatif.

Deskripsi:

Produk karya-karya ilmiah

Semenjak saya menjadi dosen hingga saat ini, saya telah menghasilkan beberapa karya yang berupa buku-buku, hasil penelitian, dan juga makalah.

Beberapa buku yang saya tulis baik yang telah dipublikasikan oleh penerbit maupun belum dipublikasikan yaitu berupa; Akuntansi Biaya (belum diterbitkan) digunakan sebagai bahan ajar, Prosiding Seminar Hasil Penelitian Bidang Kependidikan BKS – PTN Bagian Barat Ke II (sebagai Penyunting dan diterbitkan oleh LP Universitas Lampung), Laporan Keuangan dengan Menggunakan DacEsay Accounting (diterbitkan oleh LP Universitas Lampung), Cara Mudah Menguasai DacEsay Accounting for Windows (diterbitkan oleh Graha Ilmu Yogyakarta), Kiat Mudah Menguasai MYOB Accounting (diterbitkan oleh Graha Ilmu Yogyakarta), Analisis Regresi Linear Ganda Menggunakan SPSS (diterbitkan oleh Graha Ilmu Yogyakarta), Pengembangan Model Penyelenggaraan Akreditasi Sekolah Menengah (saya sebagai anggota dan diterbitkan oleh Balitbang Depdiknas)

Beberapa penelitian yang saya telah lakukan guna pengembangkan keilmuan, sampai saat ini dapat diklasifikasikan dalam dua jenis, yaitu penelitian bidang pendidikan dan non kependidikan.  Penelitian-penelitian bidang pendidikan dilaksanakan tidak hanya di kampus, akan tetapi juga di sekolah-sekolah yang memberikan pelajaran tentang ekonomi dan akuntansi yang diarahkan untuk menambah pengetahuan terhadap berbagai fenomena pendidikan tersebut.  Penelitian nonkependidikan meliputi; penelitian yang berkaitan dengan akreditasi sekolah bekerja sama dengan BAN-SM, model program kepemudaan yang inovatif dan produktif bekerja sama dengan Balitbang Depdiknas, Efisiensi perusahaan, penentuan harga pokok produk, identifikasi kinerja PDAM bekerja sama dengan Dinas PU Provinsi Lampung, pengakuan biaya biaya sumber daya manusia.

Penelitian-penelitian tersebut saya lakukan baik secara mandiri maupun kelompok.  Dilihat dari sumber dana, maka penelitian-penelitian yang saya lakukan tidak menggantungkan pendanaan dari pihak lain termasuk anggaran dari Unila (sebagian penelitian dilakukan secara swadana).  Beberapa penelitian yang saya lakukan dengan bekerja sama, pembiayaannya ditanggung oleh lembaga pemberi kerja.

Sebagai upaya mendesiminasikan hasil-hasil penelitian tersebut, baik hasil penelitian kependidikan maupun nonkependidikan, sebagian besar hasilnya dipublikasikan dalam jurnal-jurnal hasil penelitian yang sesuai, baik jurnal yang terakreditasi maupun belum terakreditasi.  Dengan demikian hasil penelitian yang diperoleh tidak hanya didokumentasikan, akan tetapi sudah dipublikasikan dalam jurnal-jurnal yang diterbitkan oleh perguruan tinggi baik di Lampung maupun di luar Lampung.

Makna dan kegunaannya

Karya Ilmiah bidang pendidikan yang selama ini dibuat sangat bermakna  baik bagi penulis maupun mahasiswa dan guru-guru dalam meningkat pengetahuan dan pemecahan masalah dibidang pendidikan.  Penelitian yang dilakukan di kampus sendiri memberikan makna perbaikan terhadap proses perkuliahan yang telah terjadi.  Dengan demikian dosen dan mahasiswa masing-masing dapat melakukan perbaikan berdasarkan pada temuan yang ada.  Demikian juga penelitian kependidikan yang dilakukan di sekolah-sekolah sangat bermanfaat untuk pemecahan masalah, terutama rendahnya prestasi belajar bidang ekonomi dan akuntansi.

Penelitian di bidang nonkependidkan sangat bermanfaat bagi (1) penelitian yang dilakukan dnegan berkerja sama dengan lembaga-lembaga pemberi kerja dapat digunakan untuk mengambil suatu kebijakan bagi lembaga yang bersangkutan dan (2) bagi saya sebagai peneliti merupakan penerapan dan pengayaan keilmuan yang dapat digunakan sbeagai bahan ajar perkuliahan.  Makna lainnya dari hasil penelitian yaitu dapat dijadikan contoh dalam media pembelajaran baik yang berkaitan dengan mata kuliah Akuntansi Manajemen maupun Akuntansi Biaya.  Makna yang lebih hakiki dari penelitian-penelitian yang dilakukan tersebut yaitu sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalitas dosen dalam melaksanakan tugas pokok sehari-hari.  Oleh karena itu, dana tidaklah harus menjadi penghambat dalam melakukan penelitian sehingga pengembangan keilmuan dan perbaikan pelaksanaan tugas sebagai dosen terus dilakukan.

Nilai Inovatif

Guna menunjang peningkatan kualitas perkuliahan, saya dalam rapat program studi selalu menyampaikan pendapat untuk penambahan sarana pembelajaran. Contoh; pembuatan laboratorium komputer program studi, penambahan sarana komputer dan sarana pembelajaran lainnya seperti LCD dan OHP..  Inovasi yang senantiasa saya lakukan dalam tugas sebagai pengajar/dosen adalah pada setiap semester selalu meninjau kembali metode pembelajaran yang saya terapkan dan senantiasa berusaha mengembangkan materi perkuliahan melalui pemberian tugas mahasiswa dengan mencari materi melalui Internet.

Penerbitan buku-buku yang berupa MYOB Accounting dan Dac Esay A Accounting, serta Analisis Regresi Menggunakan SPSS merupakan salah satu bentuk inovasi yang dapat saya sumbangkan.  Hal ini karena, dengan menggunakan buku-buku tersebut sebagai panduan belajar mahasiswa akan langsung dapat mengaplikasikan dan menafsirkan hasil-hasilnya tanpa harus dipandu, jadi sangat membantu bagi pembaca atau mahasiswa yang sedang menekuni materi tersebut.  Model demikian saya anggap sebagai inovasi dalam proses pembelajaran.

  1. Berikan contoh nyata konsistensi dan target kerja yang Saudara tunjukkan dalam pengembangan keilmuan/keahlian.

Deskripsi:

Konsistensi

Dalam hal konsistensi diri, saya selalu berupaya untuyk bertindak secara konsisten terhadap apa yang sudah menjadi tanggungjawab saya. Contoh saya selalu menepati janji atau ucapan, kepada setiap orang, baik kepada mahasiswa, teman sejawat, maupun pada atasan. Karena bagi saya pendirian yang konsisten akan dapat dijadikan modal dasar dalam membangun kebersamaan dalam lembaga yang besar.

Konsistensi merupakan suatu tindakan yang sangat penting artinya dalam peningkatan kinerja seorang dosen dan juga dalam hubungan sehari-hari baik sesama dosen (teman sejawat), dengan pimpinan, maupun dengan mahasiswa.  Untuk tetap mempertahankan dan peningkatan profesionalisme saya selalu berusaha melakukan kegiatan atau aktivitas yang konsisten dengan bidang keahlian yang saya miliki.  Tanpa adanya konsistensi sangat sulit untuk diketahui apa sebenarnya yang menjadi keahlian seseorang atau seorang dosen.  Konsistensi ini selalu saya pertahankan dengan berbagai cara meskipun banyak iming-iming yang menggiurkan untuk bertindak atau berbuat secara tidak konsisten.  Konsistensi yang selalu saya perjuangkan ini terlihat (1) dalam mengampu mata kuliah, saya tidak hanya mendasarkan pada tingkat kemudahan mata kuliah tersebut akan tetapi keajegan dengan mata kuliah yang saya ampu sebelumnya, (2) dalam melakukan penelitian selalu saya arahkan pada bidang ilmu yang sesuai dengan keilmuan yang saya miliki, (3) buku-buku yang saya tulis dan terbitkan merupakan penunjang terhadap keahlian yang saya miliki, dan (4) jenjang pendidikan yang saya ambil semenjak S1 hingga S3 selalu sejalur dengan keilmuan yang sudah saya bangun dengan harapkan akan memiliki keahlian yang penuh sehingga memudahkan dalam pengembangan keilmuan saya dan membantu memudahkan dalam memberikan bimbingan kepada mahasiswa dalam menyelesaikan studinya.  Dengan gambaran tersebut terlihat bahwa saya selalu menjunjung tinggi konsistensi, baik dalam bersikat, berkata, dan bertindak untuk menjaga dan meningkatkan profesionalisme.

Target kerja

Sebagai insan perguruan tinggi yang dihadapkan dengan berbagai fenomena dan kegiatan dalam rangka mengabdikan diri pada bangsa dan negara terutama di bidang pendidikan tinggi yang tugas pokoknya melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi harus memiliki semanagat yang tinggi agar mampu mensukseskan visi bangsa, sehingga berbagai permasalahan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan dasar sabar, logis, rasional, tanpa didasari dengan emosi belaka.  Semangat menjadi modal dasar dalam melaksanakan berbagai aktivitas sehingga dalam menyelesaikan kegiatan pada setiap unit organisasi dapat dicapai dengan merumuskan target pencapaian, dapat menerapkan disiplin kerja, dan menguji ketangguhan dalam bekerja.  Saya dalam menyelesaikan tugas-tugas pokok Tri Dharma Perguruan tinggi selalu bersemangat sehingga beban tugas dapat diselesaikan sesuai dengan target waktu yang direncanakan.

Dalam melaksanakan tugas sebagai dosen saya memiliki target kerja yang terukur dan mendukung penyelesaian studi mahasiswa.  Contoh (1) dalam membimbing mahasiswa untuk segera menyelesaikan studi akhirnya, meskipun telah menetapkan jaduwal bimbingan tetapi tetap memberikan kesempatan berkomunikasi melelui telepon bila dipandang perlu untuk pelaksanaan bimbingan. (2) Saya harus sudah menginput nilai ke dalam SIAKAD online (sistem administrasi akademik secara online) sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan dan sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku untuk semua mata kuliah yang saya ampu, sehingga pada saat yang tepat mahasiswa dapat membuka atau mengakses SIAKAD online tersebut.

Saya selalu berkomitmen yang kuat dalam melaksanakan semua aktivitas yang dibebankan kepada saya, sehingga mampu melaksanakan tugas sesuai dengan target yang ingin dicapai. Dalam situasi yangan sangat ketat dan waktu yang mendesak pekerjaan harus selesai dan tidak ada kata menyerah dalam penyelesaian tugas..

  1. C. Pengabdian Kepada Masyarakat
    1. Berikan contoh nyata penerapan ilmu/keahlian Saudara dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Deskripsikan dampak perubahan dan dukungan masyarakat terhadap kegiatan tersebut !

Deskripsi:

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu dari Tri Dharma yang harus dilaksanakan oleh setiap dosen. Dalam kegiatan pengabdian saya ditunjuk sebagai ketua tim.  Kegiatan pengabdian yang pernah dilakukan adalah Pengembangan Bisnis keluarga di Sidosari lampung selatan, kerjsama dengan RRI Regional Tanjungkarang untuk siaran pendidikan, pemberdayaan ibu-ibu PKK, di LampungSelatan.

Kegiatan pengabdian yang diarahkan pada masyarakat terutama yang terkait dengan upaya meningkatkan pengetahuannya mengelola usaha melalui pendidikan bisnis keluarga dan kelompok sasaran umumnya memiliki potensi lokal untuk pengembangan bisnis tetapi masyarakatnya tidak pengetahuan dalam mengelola bisnis keluarga. Contoh Pembinaan Ibu-Ibu PKK di desa Sidosari dalam membuat Nata DeCoco desa tersebut semula menjadi desa binaan LPM Unila.  Kegiatan rintisan usaha yang dilakukan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini melibatkan masyarakat secara langsung dalam mengembangkan potensi lokal melalui kelompok-kelompok dengan berbagai usaha produktif. Contoh; membina kelompok usaha Nata DeCoco dan peternakan.

Dampak perubahan

Pengembangan bisnis keluarga di kalangan masyarakat relatif sulit untuk dilaksanakan meskipun ada potensi yang dikembangkan, karena lemahnya pengetahuan bisnis maka usaha yang ada di kalangan masyarakat sulit berkembang apalagi memulai usaha yang baru. Dengan adanya kegiatan pengabdian mengenai pengembangan bisnis pada kelompok masyarakat maka kelompok yang bersangkutan memiliki pengetahuan dalam mengelola usahanya secara baik. Sedangkan pada kelompok masyarakat yang dibina dengan program PDMDKE terjadi perubahan yang mendasar yaitu meningkatnya motivasi usaha masyarakat setelah adanya binaan dari Unila.

Dukungan masyarakat

Dukungan masyarakat terhadap kegiatan pengabdian sangat tinggi, hal ini dapat dilihat dari antusiasme masyarakat untuk mengikuti penyuluhan dan termotivasinya masyarakat untuk mengelola usaha sendiri dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia cukup banyak di masyarakat.  Terjadi kerjasama yang baik antara tenaga penyuluh dari Unila dengan kelompok masyarakat sehingga tidak ada kendala dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian.

  1. Berikan contoh nyata kemampuan berkomunikasi dan kerjasama yang Saudara tunjukkan dalam pengabdian kepada masyarakat.

Deskripsi:

Dalam melaksanakan tugas sebagai dosen saya  selalu dapat menjalin kerjasama dan berkomunikasi yang baik dengan atasan, teman sejawat, staf administrasi maupun mahasiswa dan masyarakat.  Sehingga tidak ditemukan kendala dalam pelaksanaan tugas yang saya ampu.  Kerjasama akan dapat berjalan dengan baik apabila ditunjang dengan komunikasi yang baik terbuka dan penuh saling pengertian.

Prinsip saling percaya, saling memberitahu, mengakui tentang kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri sendiri dan orang lain, tentunya akan menjadi dasar kuat dalam membina kerjasama dan komunikasi yang baik.

Saya selalu berusaha untuk dapat melakukan komunikasi sosial melalui penyampaian pesan dan gagasan dengan baik pada saat rapat terutama yang terkait dengan upaya-upaya memajukan institusi. Contoh; (1) pada saat rapat pada tingkat program studi atau jurusan/fakultas dan Universitas  saya selalu menyampaikan pendapat dan koreksi pada pimpinan guna menentukan strategi pelaksanaan kegiatan untuk memperbaiki langkah-langkah kedepan, untuk mencapai tujuan itu perlu dibangun kerjasama dan komunikasi yang baik dengan atasan,  teman sejawat, staf administrasi, mahasiswa maupun stakeholders.  (2) sebagai masyarakat kampus saya selalu membuka aksesibilitas dengan fakultas lain baik dengan atasan, a suasana kondusif di lingkungan unila, (3) dalam pelaksanan perkuliahan jika bekerja secara tim dengan dosen lain di program studi dibutuhkan kerjasama yang baik antara tim dan mahasiswa. (4) peran sosial di masyarakat umum yang saya lakukan melalui kegiatan-kegiatan olahraga tenis meja, sepak bola membina Karangtaruna desa pada kelompok masyarakat di lingkungan RT dan kelurahan.  (5) pada saat perkuliahaan akan berlangsung staf administrasi menyiapkan kelengkapan administrasi perkuliahan sehingga sangat membutuhkan kerjasama dan komunikasi yang baik dengan staf administrasi.

  1. D. Manajemen/Pengelolaan Institusi
    1. Berikan contoh nyata kontribusi Saudara sebagai dosen, berupa pemikiran untuk meningkatkan kualitas manajemen/pengelolaan institusi (universitas, fakultas, jurusan, laboratorium, manajemen sistem informasi akademik, dll), implementasi kegiatan, dan bagaimana dukungan institusi terhadap kegiatan tersebut.

Deskripsi:

Pemikiran untuk meningkatkan kualitas manajemen/pengelolaan institusi

Dalam peningkatan manajemen/pengelolaan institusi terdapat beberapa kegiatan yang pernah saya lakukan berdasarkan SK rektor dan Dekan sehingga dapat memberikan kontribusi positif terhadap perubahan pengelolaan institusi yaitu sebagai:

(1)  Anggota senat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,

(2)  Tenaga ahli Pembantu Rektor II Unila,

(3)  Sekretaris jurusan

Sebagai anggota senat fakultas saya aktif memberikan masukan pada pimpinan fakultas guna peningkatan pelayanan pada mahasiswa serta mendorong terbentuknya profesorshif tingkat fakultas yang dapat mendorong para kandidat guru besar untuk mau memenuhi berbagai persyaratan yang dibutuhkan dalam pengusulan guru besar sehingga FKIP akan memiliki guru besar yang lebih banyak dan berkualitas di masa yang akan datang serta dapat memberikan sumbangan positif dalam peningkatan akriditasi institisi.

Selama menjadi tenaga ahli Pembantu Rektor II Unila saya mengadakan evaluasi keuangan baik di tingkat fakultas maupun universitas agar terjadi kesamaan antara jumlah mahasiswa yang ada di setiap fakultas dengan jumlah dana yang harus dikelola dan mendorong terciptanya manajemen satu pintu.

Selama menjadi sekretaris jurusan Pendidikan IPS saya melakukan perubahan tentang mekanisme pelaksanaan ujian skripsi mahasiswa, pelaksanaan seminar, dan mekanisme penetapan dosen pembimbing skripsi.  Sebagai dosen biasa saya telah merintis mata kuliah Akuntansi Syariah, Komputer Akuntansi, dan juga Ekonomi Pendidikan.  Hal lain yang saya lakukan sebagai dosen biasa yaitu mendorong diterbitkannya suatu jurnal, baik ditingkat jurusan, tingkat fakultas, maupun tingkat universitas sebagai tempat untuk mendesiminasikan hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen, baik dosen Universitas Lampung sendiri maupun dosen dari luar Universitas Lampung.

Implementasi kegiatan

Program profesorship telah mendapat dukungan luas dari kalangan  pimpinan fakultas yang dimotori oleh Prof Dr. Sudjarwo, M.S selaku dekan FKIP dan bahkan program tersebut menjadi kebijakan fakultas dalam rangka memacu percepatan terciptanya guru besar guna mendukung pencapaian visi universitas, pada tingkat universitas profeshorship mendapat dukungan yang baik karena dalam akriditasi institusi jumlah guru besar menjadi salah satu tolok ukur dalam penentuan apakah perguruan tinggi yang bersangkutan dapat diberi penilaian yang baik atau tidak.

Selama menjadi Tim ahli PR II Unila telah dapat menyamakan persepsi antara para pihak yang mengelola keuangan dengan bidang akademis, sebab jumlah mahasiswa yang sedang studi akan berpengaruh terhadap jumlah uang yang tersedia untuk digunakan dalam pengelolaan proses belajar mengajar di perguruan tinggi.

Selama menjadi sekretaris jurusan telah dapat mengubah pelaksanaan ujian skripsi yang sebelumnya secara periodik dan bersamaan (satu kali dalam satu semester) telah diubah menjadi disesuaikan dengan kesiapan mahasiswa sehingga tidak harus secara serentak dalam waktu yang sama.  Penjadwalan ujian skripsi dapat dilaksanakan sendiri oleh mahasiswa setelah ada kesepakatan antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan dosen pengujinya.  Implementasi lainnya yaitu berupa pelaksanaan seminar mahasiswa, yang sebelumnya hanya sekali yaitu seminar proposal sekarang menjadi dua kali, yaitu seminar proposal dan laporan hasil penelitian.  Dalam penetapan pembimbing skripsi sebelumnya dilakukan secara bebas tanpa mempertimbangkan dosen penasehat akademik (PA), maka sekarang mempertimbangkan dosen PA sekaligus merupakan salah satu dosen pembimbing dalam penulisan skripsi.  Hal ini dengan pertimbangan bahwa dosen PA sejak awal selalu memberikan arahan kepada mahasiswa yang bersangkutan sehingga dianggap lebih memahami tentang mahasiswa tersebut.

Dalam upaya peningkatan pembelajaran di Program Studi Pendidikan Ekonomi telah didukung dengan satu unit lab komputer yang secara bertahap selalu ditingkatkan dari jumlah maupun kualitasnya, sehingga para mahasiswa memliki pengetahuan yang baik dalam mengoperasikan komputer dan alumninya akan memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan user.  Dengan terbentuknya laboratorium komputer akuntansi tersebut pelaksanaan pembelajaran komputer akuntansi dan praktik-praktik komputer untuk mata kuliah lainnya tidak lagi tergantung pada pihak luar (sebelumnya dilakukan dengan menyewa).

Dukungan institusi

Dukungan institusi sangat baik, sehingga berbagai kendala dalam mewujudkan ide-ide pengembangan tersebut di atas dapat diatasi dengan baik. Hal ini disebabkan juga adanya komitmen para pimpinan di tingkat program studi, jurusan, fakultas dan universitas yang secara bertahap dan berkelanjutan telah memenuhi berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pengembangan institusi.  Dalam kaitannya dengan program profesorship, pihak pimpinan fakultas menyiapkan dana khusus bagi dosen-dosen yang telah selesai S3 untuk membuat suatu karya ilmiah sebagai persyaratan mengajukan kenaikan pangkat/jabatan ke guru besar.

Berkaitan dengan pembentukan laboratorium komputer akuntansi, pimpinan fakultas sangat mendukung hal ini dibuktikan dengan adanya penyisihan anggaran untuk membeli sebagian komputer yang diperlukan hingga terbentuknya laboratorium tersebut.  Dalam setiap rapat di tingkat program studi, tingkat jurusan, dan fakultas telah banyak memberikan saran-saran ataupun masukan untuk pengembangan program studi di lingkung Jurusan Pendidian IPS pada umumnya dan khususnya Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Lampung.

  1. Berikan contoh nyata kendali diri, tanggungjawab, dan keteguhan pada prinsip yang Saudara tunjukkan sebagai dosen dalam implementasi manajemen/pengelolaan institusi.

Deskripsi:

Kendali diri

Saya dalam melaksanakan aktivitas Tri Dharma, selalu menyampaikan informasi sesuai dengan data atau bukti ilmiah yang sebenarnya sehingga tidak menimbulkan keraguan orang lain pada diri saya. Contoh; (1) pada saat memberikan perkuliahan saya berupaya memberikan berbagai contoh aktual pada mahasiswa sehingga mahasiswa lebih mudah memahami apa yang dianggap sulit dalam materi perkuliahan, (2) pada saat memberikan pengabdian tentang bagaimana membuat Nata De Coco yang baik, bagaimana mengelola administrasi keuangan yang baik, dan sebagainya. (3) pada saat melakukan penelitian harus mampu mengungkapkan data yang sebenarnya ada di suatu objek yang dikaji.  Jadi kejujuran disini merupakan alat kendali diri yang harus dipertahankan sehingga lebih ditekankan pada objektivitas dalam pelaksanaan tugas. Pada saat melaksanakan tugas lain yang dibebankan kepada saya, saya selalu memberikan laporan kepada pimpinan sesuai dengan fakta yang sesungguhnya.

Selama saya menjadi dosen di Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Lampung umum tentunya banyak permasalahan yang dihadapi, namun saya cukup mampu mengendalikan diri dalam berbagai situasi, seperti pada kondisi yang cukup menekan. Saya beruasaha untuk mengendalikan emosi dalam kondisi apapun, sehingga solusi yang terbaik dapat ditemukan dan masalah yang dihadapi dapat diatasi dengan langkah yang paling bijak. Contoh; (1) Pada saat membimbing mahasiswa dalam kegiatan KKL dan kemah kerja mahasiswa berbagai prilaku sosial yang aneh selalu muncul dari setiap individu. (2) Pada saat menjadi juri dalam lomba LCCA terkadang peserta tidak menerima keputusan dewan juri. (3) pada saat memberikan kuliah dengan menggunakan OHP kadang kala pada pertengah kuliah boklamnya putus dan atau mati lampu sehingga tidak dapat menggunakan fasilitas yang tersedia. Saya berupaya mengendalikan diri sehingga tidak ada yang harus dipersalahkan tetapi justru mencari solusi sehingga permasalahan dapat diselesaikan secara bijak. (4) pada saat rapat dimana terjadi perbedaan pendapat dengan pimpinan atau teman/anggota rapat, saya berupaya mengendalikan diri agar tidak terjadi kesalahan dalam mengambil keputusan dengan mencari pemecahan yang rasional, sehingga dalam kondisi apapun saya selalu dapat mengendalikan diri dengan baik.

Dalam menghadapi situasi yang tidak menguntungkan yang tidak sesuai dengan harapan, saya selalu bertindak sabar dan selalu mencari pemecahan masalah yang rasional. Sebagai contoh; (1) pada saat kegiatan KKL dan Kemah kerja sering terjadi perilaku mahasiswa yang menyimpang seperti suka mengambil barang milik kawannya, dan mahasiswa ada yang tidak mau melakukan tugas dalam kelompoknya tentu membutuhkan kesabaran menemukan faktor penyebabnya sehingga yang bersangkutan mau untuk melakukan perubahan. (2) Pada saat pelaksanaan kegiatan LCCA menghadapi protes dari peserta yang tidak puas dengan keputusan dewan juri, tentu saja saya berupaya memberikan penjelasan secara arif dan bijaksana pada para peserta sehingga secara rasional keputusan dewan juri dapat diterima. Saya beranggapan bahwa situasi yang kurang menguntungkan tentu disebabkan adanya faktor tertentu yang mempengaruhi sehingga terjadi prilaku atau situasi yang menyimpang. Dengan kesabaran yang tinggi kita akan mampu mengendalikan situasi sehingga dapat menemukan faktor negatif yang menyebabkan terjadinya perubahan dan dapat menemukan solusi terbaik.  (3) pada saat mengikuti kegiatan rapat yang harus dapat mengambil keputusan dengan berbagai pendapat yang berbeda, saya selalu sabar meskipun pendapat saya yang baik belum dapat diakomodir oleh peserta rapat.  Saya berpendirian bahwa dengan kesabaran yang tinggi saya akan dapat menyelesaikan masalah tanpa harus menimbulkan masalah baru.

Dalam pengambilan keputusan baik itu keputusan dalam lingkup program studi ataupun lingkup yang lebih luas saya berusaha untuk menjaga perasaan orang lain agar tidak tersinggung pada saat berselisih pendapat dengan teman sejawat.  Meskipun ada pendapat teman sejawat yang dipandang keliru saya selalu menghargainya serta menunjukkan sikap positif pada teman sejawat agar dia tidak menunjukkan perasaan kecewa.  Karena saya berpendapat bahwa manusia itu ciptaan Tuhan dengan sifat benar dan salah, maka janganlah terlalu senang jika kita dalam posisi benar karena suatu saat akan bisa salah.

Manusia diciptakan oleh Tuhan dengan diberikan sifat dasar yang berupa rasa, cipta, dan karsa sehingga mampu berbuat terbaik dalam pelaksanaan hidup dan kehidupan sehari-hari baik dalam lingkungan masyarakat yang kecil maupun dalam lingkungan masyarakat yang besar.  Selama ini dalam pelaksanaan tugas terutama dalam proses pembelajaran ataupun mengerjakan tugas lainnya di dalam kampus saya selaluy berupaya mengambil keputusan yang rasional dalam pemecahan permasalahan, baik dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi mahasiswa di program studi maupun tugas-tugas lain di lingkungan FKIP Universitas Lampung.

Tanggungjawab

Dalam menjalankan tugas dan kewajiban, saya selalu melaksanakan dengan penuh tanggung jawab, dan selalu berusaha menjaga nama baik institusi, pimpinan  maupun nama baik pribadi. Contoh beban tugas yang dipercayakan kepada saya adalah menjadi dosen, maka saya harus hadir setiap memberikan kuliah tepat waktu, menepati janji yang telah dibuat pada mahasiswa ataupun pimpinan, dan menyelesaikan beban tugas lainnya sesuai dengan arahan pimpinan dan mempertanggungjawabkan hasil kegiatan pada saat rapat program studi/jurusan/universitas.

Keteguhan pada prinsip

Dalam hal keteguhan prinsip, selama data dan informasi yang dimiliki itu benar untuk pengembangan institusi, maka saya sangat teguh dengan prinsip yang saya miliki. Dengan mempertimbangkan tingkat keuntungan dan kerugian yang akan dicapai oleh institusi. Contoh, (1) saya menyarankan pada pimpinan bahwa dengan pengembangan IT akan mampu meningkatkan proses pembelajaran dengan baik, meskipun secara finansial pimpinan akan mencari sumber pembiayaan dengan jumlah cukup besar untuk investasi bidang IT.    (2) saya selalu melaksanakan perintah pimpinan baik pada tingkat program studi, jurusan maupun pimpinan fakultas dengan penuh disiplin dan kejujuran sehingga target yang ditetapkan dapat dicapai.

  1. E. Peningkatan Kualitas Kegiatan Mahasiswa
    1. Berikan contoh nyata peran Saudara sebagai dosen, baik berupa kegiatan maupun pemikiran dalam meningkatkan kualitas kegiatan mahasiswa dan bagaimana dukungan institusi dalam implementasinya.

Deskripsi:

Kegiatan dan pemikiran

Kegiatan yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas kegiatan mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Ekonomi diantaranya; kegiatan KKL (Kuliah Kerja Lapangan), LCCA (Lomba Cerdas Cermat Akuntansi), Kemah Kerja Mahasiswa dan Bazar.

Program KKL (Kuliah Kerja Lapangan) merupakan bagian integral dari kurikulum pendidikan di Program Studi Pendidikan Ekonomi sehingga kegiatan ini harus dikelola dengan baik secara teratur dan tersetruktur guna peningkatan kualitas mahasiswa.  Dalam kegiatan Kuliah Kerja Lapangan saya ditunjuk sebagai pembimbing mahasiswa, sehingga dalam kegiatan KKL mahasiswa dibagi dalam kelompok-kelompok kecil selanjutnya kelompok tersebut diberikan topik atau tema bahasan, kemudian saya juga memberikan materi mengenai metode pemecahan masalah di lapangan.

Pada umumnya mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi setiap tahun melakukan kegiatan Lomba Cerdas Cermat Akuntansi setingkat SLTA yang pesertanya terdiri dari wakil dari para siswa SLTA se Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Diesnatalis Universitas Lampung, dalam kegiatan ini saya terlibat sebagai tim juri.

Upaya lain yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa yaitu melakukan Bazar, pada saat berlangsungnya kegiatan bazar mahasiswa dapat mempraktekan berbagai kemampuannya seperti menangkap peluang bisnis, memahami proses transaksi, menyusun strategi bisnis, menghitung laba usaha dan sebagaina, dalam kegiatan ini saya terlibat sebagai pembimbing bazar.

Bersamaan dengan pengenalan program studi untuk mahasiswa baru, Program Studi Pendidikan Ekonomi juga melaksanakan Kemah Kerja Mahasiswa dalam kegiatan ini dilakukan penyuluhan pendidikan kepada masyarakat terutama untuk masyarakat kawasan pesisir Lempasing dan Hanura, memberikan bantuan sembako dan pakaian bekas. Dalam kegiatan ini saya bertindak sebagai pembimbing dan memberikan metode penyuluhan yang baik kepada mahasiswa agar dapat dengan mudah diterima masyarakat.

Implementasinya

Kegiatan kunjungan lapangan yang dilaksanakan pada saat Kuliah Kerja Lapangan (KKL), mahasiswa dapat melaksanakan dengan baik dengan menggunakan metode pengamatan lapangan yang bersifat outdoor study guna melihat fenomena yang berkaitan dengan materi perkuliahan, mahasiswa mampu menyusun bahan diskusi di kelas dan menyelesaikan masalah yang dihadapi sesuai dengan topik kajian. Selanjutnya dilakukan diskusi kelompok dan nampak suasana pembelajaran menjadi lebih hidup, mahasiswa berdiskusi tentang sesuatu yang telah dilihat secara langsung di lapangan dan dikaitkan dengan teori yang telah dipelajari.

Dalam kegiatan LCCA mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi mampu melaksanakan dengan baik dengan menghadirkan perwakilan masing-masing SMA di Lampung, dengan membentuk panitia pelaksana LCCA dan setiap peserta sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan Bazar yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi mendapat sambutan baik dari kalangan mahasiswa dimana mahasiswa dapat mempraktekan ilmu yang diperolehnya di bangku kuliah.

Kemah Kerja Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi mendapat sambutan yang baik dari kalangan masyarakat. Pada saat kegiatan berlangsung nampak kekompakan mahasiswa dalam menyelesaikan penyuluhan pendidikan, mahasiswa mampu memberikan jalan keluar yang baik pada masyarakat sehingga masyarakat merasakan nilai manfaat yang besar dari adanya penyuluhan pendidikan. Sedangkan dalam memberikan bantuan sembako dan pakaian bekas tidak ada kendala yang dihadapi mahasiswa berkat adanya bimbingan para dosen program studi.

Dukungan institusi

Pada saat pelaksanaan kegiatan KKL (Kuliah Kerja Lapangan) pihak pimpinan dari Ketua Program Studi, Jurusan sampai pada Pimpinan Fakultas memberikan dukungan yang baik sehingga program ini berjalan dengan lancar. Kegiatan LCCA (Lomba Cerdas Cermat Akuntansi) mendapat dukungan baik dari Ketua Program Studi, Ketua Jurusan, Pimpinan Fakultas dan Pimpinan tingkat Universitas, sehingga kegiatan LCCA dijadikan kegiatan rutin tahunan pada tingkat universitas.

Kegiatan Bazar sebagai wahana mengimplementasikan teori bisnis dan keuangan yang diperoleh mahasiswa di bangku kuliah mendapat dukungan yang baik dari pimpinan. Demikian juga halnya dengan Kemah Kerja Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi pimpinan memberikan dukungan yang baik, karena setelah dilaksanakannya kegiatan ini terjadi perubahan positif bagi mahasiswa baik dalam pengembangan etika maupun kehidupan sosialnya.

  1. Berikan contoh nyata interaksi yang Saudara tunjukkan dalam peningkatan kualitas kegiatan mahasiswa dan manfaat kegiatan baik bagi mahasiswa institusi Saudara, maupun pihak lain yang terlibat.

Deskripsi:

Interaksi nyata yang saya lakukan dalam peningkatan kualitas kegiatan mahasiswa yang berkaitan dengan kegiatan KKL yaitu memberikan bimbingan sebelum pelaksanaan KKL dalam menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yang akan diberikan pada saat di lapangan.  Bimbingan juga diberikan sampai selesai KKL yaitu ketika mahasiswa menulis laporan KKL.  Manfaat yang diperoleh dengan kegiatan KKL bagi mahasiswa akan memperoleh dan menyaksikan kegiatan yang sebenarnya terjadi tanpa ada rekayasa dari dosen, bagi saya memperdalam keilmuan yang telah saya miliki karena ditunjang dengan kenyataan-kenyataan yang ada di lapangan sehingga tidak sekedar teori.  Hal ini karena saya selaku pembimbing KKL langsung mengikuti kegiatan kunjungan mahasiswa yang saya bimbing, dan manfaat bagi lembaga yaitu sebagai alat memperkenalkan keberadaan lembaga FKIP Universitas Lampung kepada masyarakat pada umumnya dan lembaga tempat KKL khususnya.

Dalam kegiatan LCCA (Lomba Cerdas Cermat Akuntansi) saya perperan sebagai pembimbing dan sebagai dewan yuri pada saat pelaksanaan LCCA.  Sebagai pembimbing memiliki kewajiban untuk memberikan arahan semenjak persiapan hingga akhir kegiatan yaitu pembuatan laporan.  Pada saat pelaksaan LCCA saya berfungsi sebagai salah satu yuri yang harus bersikap secara tegas, cermat, dan tepat.  Tugas sebagai yuri ini sangatlah berat untuk dilaksanakan karena kelcancaran dan ketertiban pekalsanaan LCCA sangat dipengaruhi oleh bagaimana dewan yuri yang bertugas.  Manfaat kegiatan ini bagi mahasiswa sangat tinggi, yaitu memberikan ajang kepada mahasiswa untuk mengelola suatu kegiatan yang melibatkan banyak orang, sehingga diharapkan mahasiswa akan memiliki kemampuan mengelola kegiatan yang cukup besar sebagai aplikasi dari ilmu yang diperoleh dibangku kuliah.  Bagi lembaga kegiatan LCCA merupakan alat untuk memperkenalkan keberadaan Program Studi Pendidikan Ekonomi kepada sekolah-sekolah yang ada di Lampung.

Demikian juga dalam kegiatan Bazar bagi mahasiswa merupakan tempat untuk mengimplementasikan teori-teori yang telah diperoleh di bangku kuliah.  Bagi pihak lain yang terkait merupakan suatu bentuk kepedulian suatu lembaga kepada masyarakat sekitar yang menjadi sasaran kegiatan Bazar tersebut.


PERNYATAAN DOSEN

Saya dosen yang membuat diskripsi diri ini menyatakan bahwa semua yang saya diskripsikan adalah benar aktivitas saya dan saya sanggup menerima sanksi apapun termasuk penghentian tunjangan dan mengembalikan yang sudah diterima apabila pernyataan ini dikemudian hari terbukti tidak benar.

Bandar Lampung, 22 Februari 2010

Dosen Yang Diusulkan

Dr. R. Gunawan Sudarmanto, S.E., M.M.

NIP 19600808 198603 1 003

Saya sudah memeriksa kebenaran deskripsi diri ini dan bisa menyetujui semua isinya

Mengesahkan,

Dekan FKIP Unila

Prof. Dr. Sudjarwo, M.S.

NIP 19530528 198103 1 002

Mengetahui,

Ketua Jurusan Ped. IPS

Drs. Iskandar Syah, M.H.

NIP 19571011 198703 1 001

About these ads

Actions

Information

3 responses

6 12 2010
Scot Spirek

inordinate post you carry

1 07 2011
Ir. Nyoman Sadia, M.Sc

Yth Bpk Urip Santoso, terima kasih banyak informasi bapak banyak bermanfaat bagi saya yang sekarang sedang mempersiapkan sertifikasi dosen Fakultas Peternakan Universitas Mataram. Bapak Urip yth, bisa tolong saya kirmkam email cara/langkah2 membuat Website.Terima kasih atas bantuannya

3 07 2011
uripsantoso

Mengenai blog, bapak buka misalnya http://www.wordpress.com atau http://www.blogspot.com. Ikuti langkah-langkah disana. Hanya perlu 5 menit. Yang lama adalah mengisinya (artikel-artikel) he…he..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: