APA ITU KOMUNIKASI?

15 02 2010

Komunikasi berasal dari communicatus dalam bahasa latin yang artinya berbagi. Ya, memang dalam berkomunikasi kita saling berbagi. Berbagi perasaan. Berbagi informasi, dll.  Yang disampaikan dalam komunikasi adalah pesan. Komunikasi dapat terjadi dalam arah dan sifat yang bernada positif, negatif atau netral. Konflik, marah-marah, percekcokan, saling mengancang adalah contoh-contoh komunikasi yang bernada negatif. Komunikasi adalah suatu proses pembentukan, penyampaian, penerimaan dan pengolahan pesan yang terjadi dalam diri seseorang dan/atau diantara dua orang atau lebih dengan tujuan tertentu. Pengertian komunikasi mempunyai enam karakteristik pokok, yaitu: 1) komunikasi adalah suatu proses; 2) komunikasi adalah upaya yang disengaja serta mempunyai tujuan; 3) komunikasi menuntut adanya partisipasi dan kerja sama dari para pelaku yang terlibat; 4) komunikasi bersifat simbolis; 5) komunikasi bersifat transaksional; 6) komunikasi menembus faktor waktu dan ruang.

Komunikasi adalah suatu proses yang bersifat dinamis. Komunikasi sebagai proses artinya bahwa komunikasi merupakan serangkaian tindakan atau peristiwa yang terjadi secara berurutan (ada tahapan) secara berkaitan satu sama lainnya dalam kurun waktu tertentu. Sebagai suatu proses, komunikasi tidak bersifat statis, tetapi dinamis dalam arti akan selalu mengalami perubahan dan berlangsung terus menerus. Proses komunikasi melibatkan banyak faktor atau unsur. Faktor yang dimaksud antara lain mencakup pelaku, pesan,  media, waktu, tempat, hasil atau akibat yang terjadi, serta situasi atau kondisi pada saat berlangsungnya proses komunikasi.

Komunikasi adalah kegiatan yang dlakukan secara sadar, disengaja serta sesuai  dengan tujuan atau keinginan dari pelakunya. Sadar menunjukkan bahwa kegiatan komunikasi dilakukan dalam kondisi mental-psikologis yang terkendali. Disengaja maksudnya bahwa komunikasi yang dilakukan memang sesuai dengan kemauan dari pelakunya. Sementara tujuan menunjuk pada hasil atau akibat yang ingin dicapai.

Kegiatan komunikasi akan berlangsung baik apabila pihak-pihak yang berkomunikasi sama-sama ikut terlibat dan sama-sama mempunyai perhatian yang sama terhadap topik pesan yang dikomunikasikan.

Komunikasi bersifat simbolis, artinya pada dasarnya komunikasi merupakan tindakan yang dilakukan dengan menggunakan lambang-lambang. Lambang yang paling umum adalah bahasa verbal dalam bentuk kata-kata, kalimat-kalimat, angka-angka atau tanda-tanda lainnya. Selain bahasa verbal, ada bahasa non-verbal. Bahasa non-verbal menggunakan gestura (gerak tangan, kaki atau bagian lainnya dari tubuh), warna, sikap duduk atau berdiri, jarak, dan berbagai bentuk lambang lainnya.

Komunikasi bersifat transaksional  mempunyai arti bahwa pada asarnya komunikasi menuntut dua tindakan, yaitu menerima dan memberi. Dua tindakan itu dilakukan secara seimbang oleh masing-masing pelaku.

Komunikasi menembus waktu dan ruang maksudnya adalah bahwa para pelaku yang terlibat dalam komunikasi tidak harus hadir pada waktu serta tempat yang sama.

Pengertian  komunikasi berbeda dengan pengertian publisitik, karena komunikasi mencakup berbagai konteks peristiwa yang lebih luas dibandingkan dengan publisistik. Publisistik adalah salah satu bidang kajian komunikasi.

About these ads

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: