SERATUS ENAM PULUH KEBIASAAN NABI MUHAMMAD SAW.

5 01 2010

I. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW SEKITAR SHALAT

  1. Selalu shalat sunnah fajar
  2. Meringankan shalat sunnah fajar
  3. Membaca surat Al-Ikhlas dan Al-Kafirun dalam shalat fajar (ayat lain yang dibaca Nabi dalam shalat sunnah fajar)
  4. Berbaring sejenak setelah shalat sunnah fajar
  5. Mengerjakan shalat sunnah di rumah
  6. Selalu shalat sunnah empat rakaat sebelum dhuhur
  7. Mengganti dengan empat rakaat setelah duhur jika tidak sempat shalat sebelumnya
  8. Shalat sunnah dua atau empat rakaat sebelum ashar
  9. Shalat sunnah dua rakaat sesudah maghrib
  10. Shalat sunnah setelah Isya’
  11. Mengakhirkan shalat Isya’
  12. Memanjangkan rakaat pertama dan memendekkan rakaat kedua
  13. Selalu shalat malam (waktu shalat malam Rasulullah saw)
  14. Menggosok gigi apabila bangun malam
  15. Membuka shalat malam dengan 2 rakat ringan
  16. Shalat malam sebelas rakaat (format shalat malam Nabi sebelas rakaat)
  17. Memanjangkan shalat malamnya
  18. Membaca surat Al-A’la, Al-Kafirun dan Al-Ikhlas dalam shalat witir
  19. Mengganti shalat malam di siang hari jika berhalangan
  20. Shalat dhuha empat rakaat
  21. Tetap duduk hingga matahari bersinar setelah shalat subuh
  22. Meluruskan shaf sebelum mulai shlaat jama’ah
  23. Mengangkat kedua tangan saat takbiratul ihram, akan ruku’ dan bangun dari ruku’
  24. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri
  25. Mengarahkan pandangan ke tempat sujud
  26. Merenggangkan kedua tangan ketika sujud hingga tampak ketiaknya yang putih
  27. Memberi isyarat dengan jari telunjuk ketika tasyahhud dan mengarahkan pandangan ke arah jari telunjuk
  28. Meringankan tasyahhud pertama
  29. Meringankan shalat jika berjama’ah
  30. Menghadap ke arah kanan makmum selesai shalat jama’ah
  31. Bersegera ke masjid begitu masuk waktu shalat
  32. Selalu memperbarui wudhu setiap kali akan shalat
  33. Tidak menshalatkan jenazah yang masih berhutang
  34. Menancapkan tombak sebagai pembatas jika shlaat di tanah lapang
  35. Mengajari shalat kepada orang yang baru masuk Islam

II. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DI HARI JUM’AT DAN DUA HARI RAYA

  1. Membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan dalam shalat subuh di hari Jum’at
  2. Memotong kuku dan kumis setiap hari Jum’at
  3. Mandi pada hari Jum’at
  4. Memakai pakaian terbaik untuk shalat jum’at
  5. Memendekkan khutbah Jum’at dan memanjangkan shalat
  6. Serius dalam khutbahnya dan tidak bergurau
  7. Duduk di antara dua khutbah Jum’at
  8. Membaca surat Al-A’la dan Al-Ghasyiyah dalam shalat Jum’at
  9. Shalat sunnah setelah jum’at
  10. Tidak langsung shalat sunnah setelah Jum’at
  11. Mandi sebelum berangkat shalat Id
  12. Memakai pakaian teraik ketika shalat Id
  13. Makan terlebih dahulu sebelum berangkat shalat Idul Fitri
  14. Baru makan sepulang dari melaksanakan shalat Idul Adha
  15. Shalat Id di tanah lapang
  16. Mengajak semua keluarganya ke tempat shalat Id
  17. Memperlambat pelaksanaan shalat Idul Fitri dan mempercepat pelaksanaan shalat Idul Adha
  18. Langsung shalat Id tanpa Adzan dan Iqomah
  19. Dua kali khutbah dengan diselingi duduk
  20. Pergi dan pulang melalui jalan yang berbeda
  21. Berjalan kaki menuju tempat shalat Id
  22. Membaca surat Qaaf dan Al-Qamar dalam shalat Id
  23. Menyembelih hewan kurban di tempat pelaksanaan shalat Id

III. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM MASALAH PUASA

  1. Puasa dan berbuka secara seimbang
  2. Berbuka puasa sebelum shalat maghrib
  3. Berbuka dengan korma
  4. Tetap puasa meskipun bangun dalam keadaan junub
  5. Berpuasa jika tidak mendapatkan makanan di pagi hari
  6. Membatalkan puasa sunnah jika memang ingin makan
  7. Banyak puasa di bulan sya’ban
  8. Puasa enam hari syawal
  9. Puasa hari Arafah
  10. Puasa Asyura atau sepuluh muharam
  11. Puasa hari senin dan kami
  12. Puasa tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulan
  13. Mencium istri di siang hari

IV. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DI BULAN RAMADHAN

  1. Memperbanyak sedekah
  2. Memperbanyak membaca Al-Qur’an
  3. Mengakhirkan waktu sahur
  4. Puasa wishal
  5. Memperbanyak shalat malam (menghidupkan malam ramadhan)
  6. I’tikaf
  7. Menghidupkan sepuluh malam terakhir dan membangunkan keluarganya
  8. Menyuruh para sahabat agar bersungguh-sungguh mencari lailatul qadar

V. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM MAKAN DAN MINUM

  1. Tidak pernah mencela makanan
  2. Tidak makan sambil bersandar
  3. Makan dan minum dengan tangan kanan
  4. Makan dengan tiga jari
  5. Menjilati jari-jemari dan tempat makan selesai makan
  6. Mengambil nafas tiga kali ketika minum
  7. Minum dengan duduk dan berdiri
  8. Mulai makan dari pinggir tempat makan
  9. Berdo’a sebelum dan sesudah makan
  10. Tidak pernah kenyang dua hari berturut-turut
  11. Tidak pernah makan di depan meja makan

VI. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM TIDURNYA

  1. Tidur dalam keadaan suci
  2. Tidur di atas bahu sebelah kanan
  3. Meletakkan tangan di bawah pipi
  4. Meniup kedua tangan dan membaca do’a lalu mengusapkannya ke badan
  5. Tidak suka tidur sebelum Isya’
  6. Tidur pada awal malam dan bangun di sepertiga akhir
  7. Berwudlu dulu jika akan tidur dalam keadaan junub
  8. Berdo’a sebelum dan setelah bangun tidur
  9. Membaca do’a jika terjaga dari tidur
  10. Tidur matanya namun tidak tidur hatinya
  11. Menyilangkan kaki jika tidur di masjid
  12. Tidur hanya beralaskan tikar
  13. Tidak menyukai tidur tengkurap

VII. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM BEPERGIAN

  1. Berlindung kepada Allah dari beban perjalanan jika hendak bepergian
  2. Sengang bepergian pada hari kamis
  3. Senang pergi pada pagi hari
  4. Menyempatkan tidur dalam perjalanan di malam hari
  5. Melindungi diri atau menjauh jika buang haajt
  6. Berada di barisan belakang saat bepergian
  7. Bertakbir tiga kali ketika telah berada di atas kendaraan
  8. Bertakbir saat jalanan naik dan bertasbih saat jalanan menurun
  9. Berdo’a jika tiba waktu malam
  10. Berdo’a jika melihat fajar dalam perjalanan
  11. Berdo’a ketika kembali dari bepergian
  12. Mendatangi masjid terlebih dahulu saat baru tiba dan shalat dua raka’at
  13. Mengundi istri-istrinya jika bepergian
  14. Shalat di atas kendaraan
  15. Menghadap ke arah kiblat terlebih dahulu jika shalat di atas kendaraan
  16. Mendo’akan orang yang ditinggal pergi
  17. Mendo’akan orang yang akan bepergian
  18. Memberi bagian tersendiri kepada orang yang diutus pergi

VIII. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM DZIKIR DAN DO’ANYA

  1. Senang berdoa dengan do’a yang ringkas
  2. Membaca istighfar tiga kali dan berdzikir selepas shalat
  3. Membaca istighfar tujuh puluh kali hingga seratus kali setiap hari
  4. Membaca shalat dan salam atas dirinya jika masuk dan keluar dai masjid
  5. Membaca do’a di pagi dan sore hari
  6. Membaca do’a di akhir majlis
  7. Membaca do’a saat keluar rumah
  8. Berdo’a jika masuk dan keluar kamar kecil
  9. Berdoa jika memakai pakaian baru
  10. Berdo’a jika merasa sakit
  11. Berdo’a jika melihat bulna
  12. Memanjatkan do’a di saat sulit
  13. Berdo’a jiika takut pada suatu kaum adan saat bertemu musuh
  14. Berdo’a jika bertiup angin kencang

IX. PERNIK-PERNIK KEBIASAAN NABI SAW

  1. Selalu mengingat Allah di setiap waktu
  2. Mengulangi perkataan hingga tiga kali dan bicara dengan suara yang jelas
  3. Selalu mendahulukan yang kanan
  4. Menutup mulut dan merendahkan suara apabial bersin
  5. Tidak menolak jika diberi minyak wangi
  6. Tidak pernah menolak hadiah
  7. Selalu memilih yang lebih mudah
  8. Bersujud syukur jika mendapat kabar gembira
  9. Bersujud tilawah jika membaca ayat sajdah
  10. Tidak datang ke rumah pada wkatu malam melainkan pada pagi dan sore hari
  11. Tidak suka berbincang-bincang setelah Isya’
  12. Tidak senang menyimpan harta dan selalu memberi jika ada yang meminta
  13. Mengulang salam hingga tiga kali
  14. Turut mengerjakan pekerjaan rumah
  15. Pergi ke masjid Quba setiap sabtu
  16. Sangat marah jika hukum Allah dilanggar namun tidak marah jika dirinya disakiti
  17. Berubah warna mukanya jika tidak menyukai sesuatu
  18. Memilih waktu yang tepat dalam menasehati
  19. Tidak bohong dalam bergurau
  20. Berdiri apabila melihat iringan jenazah
  21. Baru mengangkat pakaian jika telah dekat dengan tanah saat buang hajat
  22. Buang air kecil dengan jongkok
  23. Bermusyawarah jika membicarakan suatu masalah yang penting
  24. Menyuruh istrinya agar memakai kain jika ingin menggaulinya dalam keadaan haidh

(Akaha, Abduh Zulfidar, 160 Kebiasaan Nabi saw, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta Timur, cetakan I, 2002)

About these ads

Actions

Information

37 responses

20 02 2010
smanagamt

assalam….
mohon ijin untuk membagi ilmu ini pada teman2 yang lain…
semoga menjadi tips yang berguna bagi umat muslim yang lain… ^^

21 02 2010
uripsantoso

Silahkan smanagamt

17 03 2010
rudi

trimakasih atas ilmu yang bermanfaat ini, moga kita dan terutama pengasuh blog ini mendapatkan manfaat dan balasan dari yang Maha Kuasa, Amin.

17 03 2010
uripsantoso

Terima kasih atas do’anya. Semoga bermanfaat bagi para p-embaca.

23 04 2010
Rina

Syukron atas ilmux,smga dg ini kami mampu meniru kbiasaan Baginda Rasulullah,mskipun tk seutuhnya kami mampu.tp insyaALLAH prlhn2…akn mbuahkn hsil

23 04 2010
uripsantoso

Semoga Rina.

7 05 2010
Surya Adi Sapoetra

terima kasih atas informasi yang sangat bermanfaat, semoga ALLAH memberikan yang setimpal,..
insya ALLAH mau coba ikuti sedikit demi sedikit kebiasaan beliau,..

26 06 2010
Chusnul Arifin

subhanallah… mksh bnyak mas atas info n ilmunya yg insya Allah bermanfaat…..

29 06 2010
uripsantoso

Makasih kembali chusnul

16 07 2010
abu fariz

assamu’alaikum. warahmatullohi wabarokaatuh..

mohon penjelasan nomor 24 pernak-pernik nabi.
bukankah kita dilarang menggauli istri pada saat istri haidh. ?

syukron katsiron

20 07 2010
uripsantoso

Memang benar, bahwa saat isteri haidh tidak boleh berhubungan suami-isteri. Akan tetapi ada hadist yang meemang jika tidak tahan harus ada penghalang, misal berupa kain. Artinya kan sebenarnya tidak berhubungan suami-isteri, hanya nempel-nempel doang he..he..

21 07 2010
abu fariz

syukron katsiron atas jawabannya.
kalau boleh untuk lebih menguatkan bisakah di sebutkan hadistnya dan riwayat siapa ?
karena hal ini bisa membuat orang berpraduga buruk terhadap Rosululloh.
karena seperti kita tahu bahwa beliau beristri lebih dari satu. kalau beliau berhasrat tentunya kenapa tidak menemui istri beliau yang tidak sedang haidh.

bukannya saya tidak percaya dengan kebiasaan diatas, tapi untuk menguatkan agar kita mencontoh dengan tanpa keraguan.

saya yakin list kebiasaan ini diambil dari hadist-hadist. cuman saya belum mendapatkan hadistnya, mungkin bapak tahu mohon dishare.

terima kasih sebelumnya. saat ini ‘kami’ sedang berusaha mengikuti kebiasaan beliau. semoga istiqomah.

4 08 2010
rahmawati

syukron ats ilmu yg bpak tuliskan…..
tapi da stu hal yang mmbwat saya bingung dgan tlisan bpak ttg kbiasaan rosul itw,apa iya Rosul Menyuruh istriNya mnggnakan kain ktika hndak mnggaulinya dlm keadaan Haid?????????? pa iya Bliau mnggauli IstriNya dlm keaddan Haidl????? mhon diperjelas

8 08 2010
uripsantoso

Ini adalah salah satu contoh dari Rasul yang bisa kita teladani. Kadangkala seorang suami tidak tahan walau sudah dg berbabai cara seperti dzikir, puasa dll tidak juga bisa. Jika ini dibiarkan bisa jadi suami onani. Onani kan berdosa juga. Nah salah satu caranya adalah seperti itu. Cara ini tidak melanggar larangan berhubungan suami-isteri tetapi juga mampu menjadi solusi bagi suami yang tidak tahan lagi. Tentu saja ini merupakan cara yang paling akhir. Cara yang paling benar tentu menahan diri, dzikir, puasa dll yang bisa mengurangi gelora seks. Tapi ada orang tertentu yang mempunyai gairah seks yang luar biasa. Nah, cara di atas adalah solusinya. tq

21 08 2010
abu fariz

Mungkin hadist dibawah masih relevan ( karena tidak menyebutkan pemakaian kain). Insya Allah kalau ketemu hadistnya lagi, kalau saya tidak lupa, akan saya posting. Syukron

Didalam sebuah hadits tentang berhubungan saat wanita sedang haidh disebutkan,”Lakukanlah (apa saja) kecuali nikah (memasukkan kelamin pria kedalam kelamin wanita).” (HR. Muslim)

21 08 2010
uripsantoso

Terima kasih atas masukannya sdr Abu. Jika ketemu tolong postingkan ya. tq.

28 08 2010
abu fariz

Pada masa-masa haidh dan nifas pun hal itu tetap diperbolehkan bagi kedua pasangan tersebut, sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Haram bin Hakim dari pamannya bahwa dia bertanya kepada Rasulullah saw,”Apa saja yang dihalalkan bagiku terhadap istriku pada saat dia haidh?’ beliau saw menjawab,’Bagimu apa yang berada diatas sarung..” (HR. Abu Daud)

Hadits terebut memerintahkan bagi suami yang ingin menggauli istrinya pada saat haidh adalah pada bagian diatas pusar karena dikhawatirkan akan terjadi persetubuhan pada kemaluannya jika apa yang dibawah pusar juga diperbolehkan terutama bagi mereka yang tidak bisa mengendalikan gejolak syahwat didalam dirinya, sebagaimana sabda Rasulullah saw,”Maka barangsiapa yang mengitari daerah larangan maka dikhawatirkan ia akan jatuh kedalamnya.” (HR. Bukhori Muslim)

Namun apabila dia mampu mengendalikan gejolak syahwat didalam dirinya dan meyakini apabila dia ‘bermain’ dengan yang dibawah pusar atau bahkan diantara dua paha serta tidak jijik dengan bercak-bercak darah yang mungkin terlihat disekitar kemaluan istrinya maka hal itu diperbolehkan selama tidak memasukkan kemaluannya kedalam kemaluan istrinya, sebagaimana hadits Rasulullah saw,”Pebuatlah sesuai kehendakmu kecuali nikah (memasukkan kemaluanmu kedalam kemaluan istrimu).” (Hr Muslim dan Abu Daud)

(dinukil dari eramuslim)
semoga bermanfaat.
syukron

29 08 2010
uripsantoso

Terima kasih sdr Abu Faris atas masukannya.

28 10 2010
syarif hidayatullah

terima kasih ilmunya, moga bermanfaat buat orang banyak

6 12 2010
Vera Stepchinski

This site appears to recieve a large ammount of visitors. How do you advertise it? It offers a nice unique twist on things. I guess having something authentic or substantial to post about is the most important thing.

24 02 2011
shareilmuzone

“Menyuruh istrinya agar memakai kain jika ingin menggaulinya dalam keadaan haidh”
bukankah dalam keadaan haidh ,,dilarang untuk bergaul dengan istri????????

26 02 2011
uripsantoso

Ya, haram hukumnya bergaul dengan isteri ketika haid. Senggama adalah masuknya penis ke dalam vagina. Jadi jika diluarnya bukan senggama. Akan tetapi akan lebih baik jika kita tidak melakukan kesenangan diantara pusat dan lutut ketika isteri sedang haid. Ini adalah yang paling aman dan paling baik. tq

28 02 2011
shareilmuzone

thanx atas jwaban ny…..

12 03 2011
tiara

subhanallah…..maha suci allah yang maha pengasih juga mah

12 03 2011
tiara

subhanallah…..maha suci allah yang maha pengasih juga maha penyayang,,,

22 04 2011
wongedaaan

minta ijin sedot ya gan ..

13 07 2011
yusuf

syukron ust atas kemudahannya, ana izin copy

23 02 2012
160 Kebiasaan Nabi Muhammad Saw | ibemajalaya

[...] uripsantoso.wordpress.com Share this:TwitterFacebookLike this:SukaBe the first to like this post. By ibemaja 0 [...]

4 04 2012
rabbani75

terima kasih banyak atas ilmunya

4 04 2012
rabbani75

terima kasih ilmunya

23 08 2012
ilham

terima kasih semoga kita mendapat berkah dalam ganjaran ilmu yang bermanfaat…amien

17 09 2012
adi

diantara kebiasaan2 Nabi Muhammad SAW ketika makan dan minum diantaranya makan dengan tiga jari, , dan menjilati jari jemari dan tempat makan setelah selesai makan. Mohon penjelasan, tq

4 11 2012
lia

terima kasih ilmunya, semoga kita semua bisa menerapkannya, amienn………

15 12 2012
navys666

thanks mas gan infonya… akan selalu saya save konten ini… saya mau tanya gan… apa minyak wangi yang disukai kaneng nabi dan para shochabatnya??????? terima kasih……… :)

23 01 2013
DoNy muhaMMad

bguz tuh !

11 10 2013
Ahmad Fatomi

Assalamualaikum wrwb
Pak Urip,Saya Izin Share Tautan-nya
Sangat Bermanfaat & trmks
Wslmkm wrwb

25 03 2014
natural rattan

semoga bisa mencontohnya.. aamiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: