Oleh: Urip Santoso
Jika kita amati pola makan sebagian besar umat Islam, maka akan kita dapati pola makan yang kurang sehat. Jika kita mengintip sejenak, meja makan menjelang berbuka, wah banyak sekali macam makanan. Ada cendol, es teler, bermacam kue, aneka lauk-pauk dan segala macam makanan telah terhidang. Sepuluh menit menjelang berbuka semua anggota keluarga telah mengitari meja makan, dan telah memilih jenis makanan baginya. Rasanya semua makanan yang ada mau dilahapnya habis. Nah, begitu adzan maghrib berkumandang, maka langsung makan sekenyang-kenyangnya.
Pola makan yang demikian kurang sehat. Mengapa? Pertama, usus dan organ-organ lain sebelumnya dalam kondisi ringan bekerja. Tiba-tiba, saat berbuka mereka harus bekerja keras. Ini tentu saja dapat menjadi salah satu sebab kelainan pada fungsi organ tersebut terutama saluran pencernaan. Kedua, pola makan yang demikian akan dapat meningkatkan secara drastis beberapa senyawa kimia dalam tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan seperti di atas meningkatkan secara drastis kadar trigliserida, kolesterol, glukosa dan asam urat. Hal ini mengakibatkan di akhir bulan puasa kadar zat-zat tersebut meningkat di atas normal. Saya yakin, pola makan yang biasa dipraktekkan dapat mengakibatkan kelainan pada tubuh meskipun mungkin tidak parah. Jadi, pola makannya seperti apa? Ketika berbuka makanlah makanan yang mudah memberikan energi (seperti kurma, pisang dll.) sedikit saja. Ini untuk merangsang saluran pencernaan dan organ lain bersiap-siap beraktivitas kembali. Organ dalam mulai bekerja pada skala ringan terlebih dahulu. Baru setelah kita sholat kita makan sesuai dengan kebutuhan gizi dan tidak berlebihan. Rasul menganjurkan bahwa kita makan paling banyak sepertiga dari kapasitas usus kita, yang sepertiga untuk air dan yang sepertiga lainnya untuk udara. Ketika sahur juga makan sesuai dengan kebutuhan gizi agar kita bisa berpuasa dengan baik tanpa mengganggu aktivitas kita sehari-hari.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pola minum selama bulan Ramadhan. Jika kita amati, selama berbuka banyak diantara kita yang cenderung kurang minum. Apalagi ketika sahur. rasanya malas untuk makan dan minum. Akan tetapi pola minum yang kurang sehat ini dapat mengakibatkan tubuh anda mengalami dehidrasi dan gangguan pada ginjal. Nah, agar puasa kita dapat meningkatkan kesehatan jasmani kita, maka pola minum ini juga perlu diperhatikan. Anda dapat minum paling sedikit 8 gelas (satu gelas 250 cc) selama berbuka. Sewaktu berbuka anda misalnya minum satu gelas, makan kurma beberapa biji, sholat, dan kemudian makan dan setelah makan minum lagi satu gelas. Kemudian menjelang berangkat tarawih anda minum satu gelas lagi. Pulang tarawih saya yakin anda masih beraktivitas. Nah saat itu anda dapat minum 2-3 gelas air. Ketika sahur usahakan anda minum 2-3 gelas juga. Misalnya sebelum sahur minum satu gelas, sesudah makan satu gelas, dan menjelang subuh satu gelas lagi. Ini hanyalah contoh pola minum. Anda dapat saja mengaturnya sesuai dengan kebutuhan anda. Yang penting paling sedikit 8 gelas. Dengan pola minum seperti ini diharapkan dehidrasi dan gangguan ginjal dapat dicegah.
Saya yakin, jika pola makan dan minum anda teratur dan sesuai dengan kebutuhan, maka puasa anda akan dapat membantu meningkatkan kesehatan jasmani anda.































Assalamu alaikum wr. wb.
Saudaraku tersayang di seluruh penjuru dunia maya…
Alhamdulillah, bulan Ramadhan telah tiba…
setelah sempat stagnant sampai sebulan lebih,
akhirnya ada yang menginspirasi saya untuk menulis ucapan…
& mengirim komentar spam-nya kepada Saudara2, he he he…
Tapi kali ini, insyaAllah… saya akan mencoba lebih sopan.
Hmm, mau tahu isi komen saya kali ini? Heee… rahasia…
Ya udah deh, nih saya kasih tau…
Tapi, beneran… mau tahu? Apa? Beneran… yakiin?
Ow… jangan ngambek donk, iya maaf-maaf…
Nih, saya kasih link comment-nya…
http://dir88gun0w.blogspot.com/2009/08/
ucapan-selamat-kemerdekaan-ramadhan.html
http://www.4shared.com/file/127273395/aafaeca/
Ucapan_Selamat_Kemerdekaan__Ramadhan.html
Selamat men-download & membaca komentar saya, ya!
Anggep aja ini cuma reminder message dari saudara jauh.
Semoga Allah senantiasa menyelamatkan kita sekeluarga…
dari kejamnya adzab & dahsyatnya fitnah…
yang Ia turunkan di dunia, di dalam kubur, & di akhirat.
Alhamdulillah, Saudaraku tersayang dimanapun kalian berada.
Jadikanlah Romadhon kali ini lebih istimewa bagi dirimu…
dengan mengamalkan Qur’an & Sunnah.
Selamat menunaikan ibadah puasa, secara Lahir Bathin…
serta raihlah kemenangan sejati untukmu.
Buat Saudaraku yang punya blog ini, ma kasih, ya…
Wassalamu alaikum wr. wb.
Terima kasih saudaraku. engkau telah mengingatkanku untuk berbuat yang terbaik di bulan nan suci dan mulia ini. tq.
I’d be inclined to concede with you here. Which is not something I typically do! I love reading a post that will make people think. Also, thanks for allowing me to comment!