Saya ikut terusik dengan maraknya pemberitaan eksodus calon jemaah haji di Bengkulu. Betapa tidak, banyak calon jemaah haji dari luar Bengkulu yang mendaftar di Bengkulu. Bagaimana caranya? Ya, tentu saja dengan cara-cara yang tidak benar, misalnya membuat KTP aspal (asli tapi palsu) dll. Kita harus sadar bahwa untuk mencapai tujuan yang baik harus digunakan cara yang baik pula. Jika tujuan baik, tapi cara mencapainya tidak baik, maka hasilnya tidak baik pula. Allah, hanya menerima yang baik-baik.
Saya ingin bertanya kepada eksodus calon haji, apakah Allah akan menerima haji anda jika anda merebut hak orang lain? Apakah Allah akan menerimahaji anda jika anda untuk haji anda kemudian memalsukan data anda sendiri? Apakah Allah akan menerima haji anda jika anda menggunakan jalur khusus? Insya Allah tidak!
Bagaimana dengan mereka yang sudah haji tetapi mereka ingin naik haji lagi. Untuk mencapai tujuan itu mereka memalsukan data mereka dengan menyatakan bahwa mereka belum pernah haji. Ini juga tidak dibenarkan. Ini bohong namanya. Apakah Allah suka kepada kebohongan? Tidak bukan?
Oleh sebab itu, mari kita lalui prosedur haji sesuai dengan aturan yang berlaku, agar haji kita diterima oleh Allah s.w.t.
Recent Comments