Dampak Negatif Pertambangan

17 12 2008

Oleh: Urip Santoso

 

            Menurut pakar lingkungan, 80% pertambangan yang dipraktekkan di dunia merupakan kutukan yang berkelanjutan bagi masyarakat luas. Suatu pernyataan yang amat mengerikan. Benarkah? Mungkin pernyataan itu sebagian benar. Ada beberapa contoh yang dapat dikemukakan. Ya, contoh nyata, pertambangan yang ada di Indonesia selalu  tidak mensejahterakan masyarakat sekitar. Lihatlah pertambangan di Bangka-Belitung. Lihatlah pula di Papua dan di daerah lain. Masyarakat sekitar tetap miskin.Yang kaya dan menikmati hanya segelintir orang. Justru orang itu bukan penduduk setempat. Bahkan yang sering kita dengar, kekayaan Indonesia dinikmati oleh bangsa lain. Amat mengherankan dan menyedihkan.

            Idealnya, suatu perusahaan berkewajiban untuk menyejahterakan masyarakat sekitar. Caranya? Dengan merekrut mereka menjadi pegawai tetap di perusahaan itu. Jika mereka belum memenuhi kriteria sebagai seorang pegawai, maka menjadi kewajiban perusahaan untuk melatihnya sampai mereka memenuhi kriteria. Dengan cara ini, perusahaan akan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Akan tetapi, banyak perusahaan yang tidak mau memenuhi kewajibannya karena hal itu akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Akibatnya, tingkat keuntungan yang diperoleh perusahaan akan lebih sedikit.

            Dalam jangka pendek mungkin hal itu benar. Akan tetapi jika mereka berpikir jangka panjang akan lain jadinya. Sebenarnya, menyejahterakan masyarakat sekitar merupakan investasi sosial yang amat diperlukan bagi perusahaan. Jika masyarakat merasakan bahwa kehadiran perusahaan itu amat menguntungkan mereka, mereka pasti akan berusaha melindungi perusahaan itu dari berbagai ancaman. Mereka akan berusaha menjaga dengan segala kemampuan mereka agar perusahaan itu maju dan tersu maju. Sebab kemajuan perusahaan itu berarti juga peningkatan kesejahteraan bagi mereka.

            Sayangnya hanya sedikit dari perusahaan, misalnya pertambangan yang melakukan hal itu. Yang lebih celaka lagi, ternyata sudah masyarakat ditimpa oleh kemiskinan yang berkepanjangan, bencana pun datang menghadang. Ya, banyak dampak negatif akibat pertambangan karena perkembangannya tidak terkendali. Tidak dapat dibayangkan jika pernyataan pakar lingkungan itu benar adanya. Ini barangkali yang menjadi salah satu sebab hadirnya berbagai bencana di negeri tercinta ini dan bahkan negeri lain.

            Beberapa dampak negatif akibat pertambangan jika tidak terkendali antara lain sebagai berikut:

1). Kerusakan lahan bekas tambang.

2). Merusak lahan perkebunan dan pertanian.

3). Membuka kawasan hutan menjadi kawasan pertambangan.

4). Dalam jangka panjang, pertambangan adalah penyumbang terbesar lahan sangat kritis yang susah dikembalikan lagi sesuai fungsi awalnya.

5). Pencemaran baik tanah, air maupun udara. Misalnya debu, gas beracun, bunyi dll.

6). Kerusakan tambak dan terumbu karang di pesisir.

7). Banjir, longsor, lenyapnya sebagian keanekaragaman hayati.

8). Air tambang asam yang beracun yang jika dialirkan ke sungai yang akhirnya ke laut akan merusak ekosistem dan sumber daya pesisir dan laut.

9). Menyebabkan berbagai penyakit dan mengganggu kesehatan.

10). Sarana dan prasarana seperti jalan dll. rusak berat.

11). Dan lain-lain.

            Mengapa bisa terjadi? Karena:

1). Adanya perbedaan kepentingan antara kepentingan lingkungan vs kepentingan ekonomi, politik dll.

2). Penegakkan hokum yang belum baik.

3). Aturan yang dibuat seringkali mengakomodasi beberapa kepentingan dengan bahkan mengabaikan unsur lingkungan.

4). Aturan yang tidak dilaksanakan dengan konsisten.

5). Dalam prakteknya otonomi daerah menyebabkan pertambangan maju pesat dan nyaris tidak terkendali. Banyak kasus di beberapa daerah justru terjadi konversi hutan lindung menjadi kawasan produksi. Illegal logging justru dilakukan oleh oknum-oknum yang seharusnya melindungi hutan.

            Ya, itu hanya sebagian kecil saja dampak negatif akibat pertambangan yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan.

About these ads

Actions

Information

One response

23 02 2010
tia

makasih infonyah….
say salin yah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: